Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
Dalam acara tersebut, Abdul Wahid yang juga merupakan kader HMI, mengungkapkan, pengalamannya di organisasi tersebut sangat berperan penting dalam membentuk ketangguhannya ketika memasuki dunia politik.
Menurut Wahid, dinamika dan tantangan yang dihadapi selama dirinya aktif di HMI telah melatih ketahanan mental dan karakter kepemimpinan. Ia mengaku bahwa dulu lebih suka mendorong teman-temannya untuk tampil ketimbang tampil sendiri.
Baca Juga:
"Saya tidak terlalu suka tampil saat itu. Seringkali saya hanya mendorong teman-teman, meskipun kadang yang saya dorong malah tidak bertahan. Tapi itu bagian dari proses pembelajaran," ujarnya sambil tertawa.
Ia menyebut, pengalaman dalam organisasi seperti HMI memberikan bekal penting ketika terjun ke dunia politik yang penuh tekanan dan kompleksitas. Sebab menurutnya, begitu masuk ke dunia luar, tantangannya jauh lebih berat.
Baca Juga:
"Tapi karena terbiasa dengan dinamika HMI, kita jadi lebih kokoh dan tahan banting. Itulah gunanya organisasi, membentuk ketangguhan," kata Wahid.
Bagi Wahid, HMI adalah inkubator lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh, kritis, dan siap mengabdi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa tidak semua kader harus masuk ke dunia politik. HMI, katanya, perlu mencetak tokoh-tokoh di berbagai sektor strategis seperti ekonomi, pertanian, dan akademisi.
"Sektor-sektor ini belum banyak diisi kader HMI, padahal menyimpan potensi besar dan menyerap banyak tenaga kerja," tegasnya.
Sebagai Gubernur, Wahid menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau selalu terbuka terhadap kehadiran organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, peran organisasi seperti HMI penting sebagai penyeimbang dalam sistem pemerintahan.
"Kalau pemerintah tidak dikritik, dia bisa menjadi seperti thaghut dan Firaun berkuasa sewenang-wenang. Tapi kalau ada kritik yang dibarengi solusi, itulah kontrol sosial yang sehat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sepihak oleh pemerintah sebab membutuhkan masyarakat sebagai objek sekaligus subjek pembangunan. "Maka organisasi seperti HMI punya peran strategis sebagai jembatan antara rakyat dan penguasa," katanya.
Wahid juga berharap agar HMI terus tumbuh menjadi organisasi yang adaptif terhadap zaman. Ia menekankan pentingnya pembaruan dalam sistem kaderisasi dan manajemen organisasi.
"Semoga HMI terus lahir dan tumbuh. Jangan sampai orang alergi terhadap organisasi. Tantangannya sekarang adalah bagaimana kita menata ulang kepengurusan dan pola pendidikan kader agar sesuai dengan kebutuhan zaman," ucapnya.
Menurut Wahid, materi kaderisasi di HMI harus dikembangkan agar tidak kaku dan tertinggal.
"Materi tidak harus baku dan jumud. Harus mampu menyesuaikan diri dengan era digitalisasi dan globalisasi. Dengan begitu, HMI tetap bisa hidup di hati mahasiswa dan relevan dengan tantangan masa depan," tutupnya.
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan menangkap seorang pria berinisial DK (35) lantaran diduga menggelapkan uang tunai se
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperluas jaringan bisnis di Sumatera, PT Mitra Kencana Nusantar
Ekbis
kabarmelayu.com,INHU Penanganan laporan dugaan pembobolan kamar di wilayah hukum Polsek Batang Gansal, Polres Indragiri Hulu (Inhu), menua
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, hingga saat ini tercatat me
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan