Pelaku Gagal Membegal di Desa Pangkalan Baru, Malah Ditangkap Korbannya
kabarmelayu.com,KAMPAR Jajaran Polsek Siak Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di
Hukrim
Lokasi pabrik yang hanya beberapa meter dari jalan provinsi memicu tanda tanya besar, terutama terkait proses perizinan yang memungkinkan pendirian fasilitas industri di kawasan yang berdekatan dengan pemukiman warga.
Keberadaan pabrik ini menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya masyarakat. Tidak sedikit warga yang mempertanyakan dampak lingkungan dan sosial yang mungkin timbul akibat aktivitas pabrik tersebut. Seperti kebisingan, pencemaran limbah, dan potensi gangguan lainnya.
Baca Juga:
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Inhil melalui Kabid lingkungan, Edwar saat dikonfirmasi menyatakan, hingga kini belum ada laporan resmi dari masyarakat mengenai masalah limbah atau kebisingan dari pabrik tersebut.
"Karena belum ada pengaduan resmi, kami belum dapat mengambil tindakan lebih lanjut, lagi pula pabrik ini belum beroperasi," ujarnya.
Baca Juga:
Namun dari penuturan warga setempat, pabrik ini telah beroperasi hampir 3 bulan. Mengetahui informasi tersebut DLHK Inhil akan menurunkan tim ke lapangan guna menanggapi laporan tersebut.
"Kami belum terima laporan, segera saya turunkan bidang penataan," tegasnya.
Sejumlah warga sekitar yang ditemui media, mengungkapkan kekhawatiran karena pabrik itu berdekatan dengan pemukiman. Jika terjadi masalah seperti limbah ataupun kebisingan, tentu akan berdampak kepada warga.
"Kami sebenarnya juga tidak tahu proses izinnya seperti apa," ujar warga.
Warga berharap agar pemerintah benar-benar memperhatikan dampak berdirinya pabrik ini terhadap lingkungan dan kenyamanan warga sebelum memberikan izin.
Pemerintah daerah melalui khususnya DLHK dan PUTR, dapat segera memberikan klarifikasi resmi terkait dasar pemberian izin, serta memastikan bahwa aktivitas pabrik tersebut tidak membahayakan lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Arief, hanya memberikan tanggapan singkat.
"Mohon bersabar, saya masih di perjalanan. Nanti saya coba berkomunikasi dengan rekan-rekan terkait," ujarnya melalui pesan yang diterima media ini.
Sampai berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan lebih lanjut dari pihak PT Fajar Pratama Jaya terkait perizinan maupun komitmennya terhadap kelestarian lingkungan.
Permasalahan ini menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dan pengawasan yang ketat dalam proses perizinan pabrik atau fasilitas industri yang berada dekat dengan pemukiman masyarakat.(me)
kabarmelayu.com,KAMPAR Jajaran Polsek Siak Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Inflasi Provinsi Riau pada Oktober 2026 tercatat sebesar 3,09 persen secara tahunan atau year on year (yony).
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kabupaten Bengkalis menjaring dua belas anak punk yang meresahkan masyara
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Peredaran narkotika jenis sabu seberat hampir 8.998 gram di wilayah Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, berha
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT menyalurkan langsung bantuan kepada warga yang terkena musibah kebakaran d
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Umum DePARI , Dr. TM. Luthfi Yazid, SH, LL.M prihatin dan mengecam skandal penyadapan ilegal yang terjadi
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau Brigjen Pol. Simson
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto sangat prihatin atas dinamika penetapan sejumlah individu sebagai tersangka dalam kas
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir yang bekerja di sektor perkebuna
Ekbis