Selasa, 05 Mei 2026 WIB

Inovatif, Mahasiswa Kukerta Unri Sulap Pekarangan Jadi Lumbung Pangan Mandiri Lewat Workshop PELITA di Kelurahan Air Hitam

Redaksi - Senin, 28 Juli 2025 18:28 WIB
Inovatif, Mahasiswa Kukerta Unri Sulap Pekarangan Jadi Lumbung Pangan Mandiri Lewat Workshop PELITA di Kelurahan Air Hitam
kabarmelayu.comPEKANBARU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) MBKM FISIP Universitas Riau (Unri), menggelar Workshop PELITA (Pekarangan Lestari Tanggap Pangan Mandiri) di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Ahad (27/7/2025). Kegiatan ini sebagai salah satu program kerja unggulan.

Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Kelompok Wanita Tani (KWT) RW 01 ini merupakan upaya konkret mahasiswa dalam mendorong ketahanan pangan mandiri di tingkat rumah tangga, melalui optimalisasi pekarangan sebagai lahan produktif.

Program kerja Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP Unri ini diselenggarakan melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru. Workshop menghadirkan nara sumber kompeten, yaitu Mahoni selaku Penyuluh Pertanian Terampil.


Baca Juga:

Dalam pemaparannya narasumber memberikan berbagai materi praktis yang sangat dibutuhkan para peserta. Mulai dari teknik menyemai benih yang benar, cara menanam bibit dengan tepat, hingga identifikasi faktor-faktor yang kerap menyebabkan kegagalan dalam proses penyemaian dan penanaman.

Materi workshop tidak hanya berfokus pada aspek teknis penanaman, tetapi juga memberikan tips komprehensif untuk merawat tanaman di lahan pekarangan agar dapat tumbuh sehat dan produktif.

Baca Juga:

Mahoni juga membagikan berbagai hal teknis lainnya yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga peserta mendapatkan pemahaman holistik tentang pengelolaan pekarangan lestari.

Puncak acara ditandai dengan seremonial penyerahan benih dan bibit dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru dan Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP Unri kepada KWT RW 01 Kelurahan Air Hitam.

Kegiatan ini turut memberikan arahan praktis terkait penanaman kepada para anggota KWT, menciptakan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal.

Antusiasme peserta workshop terlihat dari sambutan positif yang diberikan. Ibu Amperawana Saragih selaku Ketua KWT RW 01 Kelurahan Air Hitam. Dia menyampaikan apresiasi atas terlaksananya legiatan ini.

"Alhamdulillah, workshop ini sangat bermanfaat bagi kami semua. Selama ini kami memang ingin mengoptimalkan lahan kosong dan pekarangan rumah, tapi masih bingung dengan teknik yang benar. Sekarang kami sudah mendapat ilmu serta benih dan bibit untuk langsung dipraktikkan," ujarnya.


Lebih lanjut, Amperawana mengungkapkan harapan, dengan adanya program seperti ini, lahan kosong dan pekarangan-pekarangan di RW 01 bisa menjadi lebih produktif dan membantu kebutuhan pangan keluarga.

"Kami berharap pendampingan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga masyarakat semakin mandiri dalam hal pangan dan ekonomi keluarga juga terbantu," tuturnya.

Workshop PELITA sebagai program kerja Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP Unri ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan mandiri. Melalui pendekatan akademis yang aplikatif, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah secara optimal.

Sehingga setiap keluarga dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi rumah tangga melalui hasil panen yang dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual kepada tetangga sekitar.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aang Ananda Pimpin IKA Faperta Unri 2026-2030
Produksi Melimpah, Mentan Heran Penyelundupan Beras Masih Marak
Pemdes Jaya Kopah Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Organik
Riau Dapat Bantuan 600 Ribu Bibit Kelapa dari Kementan
Temui Warga Aceh, Prabowo Janji Hapus Utang Petani dan Perbaiki Bendungan
Pemkab Siak Matangkan Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu dan Berkelanjutan di Bungaraya
komentar
beritaTerbaru