Kamis, 03 September 2026 WIB

Gulung Tikar, Resor Terbesar di Bintan Tutup

Harijal - Kamis, 06 Agustus 2020 17:16 WIB
Gulung Tikar, Resor Terbesar di Bintan Tutup
(CNN Indonesia/Gilang Fauzi).
Bintan Lagoon Resort, resor terpadu dan terbesar di Bintan akan berhenti beroperasi karena merugi selama dua tahun.

JAKARTA - Bintan Lagoon Resort (BLR), resor terpadu dan terbesar yang terletak di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, akan berhenti beroperasi karena merugi selama dua tahun terakhir. Kerugian dikarenakan kunjungan sepi.

Rencana penutupan tersebut sudah disampaikan secara tertulis ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bintan per 31 Juli 2020.

"Betul, suratnya sudah kami terima dan langsung ditindaklanjuti," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan Indra Hidayat dikutip dari Antara, Kamis (6/8).

Baca Juga:

Pihaknya sudah menurunkan tim dari Disnaker Bintan dan Pengawas Ketenagakerjaan (Wasker) Pemprov Kepri untuk berkonsolidasi dengan pihak BLR terkait rencana penutupan tersebut.

"Kami turut memberikan pengarahan dan pembinaan terkait hal-hal yang perlu dipenuhi BLR untuk menutup usaha mereka," imbuhnya.

Baca Juga:

Indra memaparkan penutupan BLR pun menyebabkan sekitar 500 karyawan terkena dampak PHK massal.

"Ada 500 karyawan terancam di-PHK, karena kondisi perusahaan terpuruk," tutur Indra.

Lebih lanjut, Indra menegaskan bakal mengawal proses PHK karyawan BLR, terutama menyangkut hak-hak pekerja yang harus dipenuhi perusahaan sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

"Misalnya, menyangkut uang pesangon karyawan," imbuhnya.

Sementara, Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Bintan, Mansur mengaku sebanyak 500 karyawan BLR sudah menerima pengumuman PHK dari manajemen perusahaan.

Mansur menuntut pihak perusahaan dapat membayar uang pesangon kepada para karyawan sesuai dengan masa kerja mereka. Termasuk beberapa komponen di dalamnya, seperti uang jasa, uang perumahan, dan uang kesehatan.

"Kami pun meminta Disnaker mengaudit, apakah BLR betul-betul alami kerugian atau tidak," demikian Mansur.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Hotspot Riau Bertambah Lagi, Sumatera Melonjak 2.396 Titik!
Warga Dumai Dikejutkan Suara Dentuman, Cahaya Kemerahan Muncul dari Arah Kilang Pertamina Dumai
Luiz Motta, Pemain Asing Ketiga yang Bergabung Bersama PSPS Musim 2026-2027
HPN 2027 Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Jikalahari Ungkap 583 Hektare Karhutla Gambut Riau Terjadi di Konsesi Korporasi
Polisi Tertibkan PETI di Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
komentar
beritaTerbaru