Rabu, 02 September 2026 WIB

Liburan, Anda Bisa Menikmati Segarnya Madu Lebah Asli dan Tugu Equator Pelalawan

Harijal - Minggu, 18 Desember 2016 14:32 WIB
Liburan, Anda Bisa Menikmati Segarnya Madu Lebah Asli dan Tugu Equator Pelalawan
Tugu Equator di Kabupaten Pelalawan. (foto-int)

PANGKALANKERINCI, kabarmelayu.com - Bagi anda yang kebetulan melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tepatnya di Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung. Maka Anda akan melihat sebuah Tugu Equator.

Di Provinsi Riau, lintasan khatulistiwa (Equator) ini memotong daerah Pangkalan Lesung dan Lipat Kain. Tugu Equator di Pelalawan ini, posisinya persis di pinggir Jalintim Sumatera, Dusun Tua, jaraknya sekitar ± 56 Km dari kota Pangkalan Kerinci.

Equator pertama kali ditemukan oleh bangsa Belanda. Pada saat itu dibuat sebuah tanda berbentuk besi melingkar yang merupakan gerbang dan sekaligus menghubungkan dua desa, yaitu Desa Dusun Tua di sisi timur jalan dan Desa Pangkalan Lesung di sisi barat jalan.

Baca Juga:

Saat ini, besi melingkar tersebut telah diganti dengan bangunan berupa tugu. Disekitar tugu, dibangun taman dan rumah yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan atau melepas lelah bagi wisatawan.

Tugu equator adalah salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Pelalawan. Tugu ini menandakan bahwa Desa Dusun Tua merupakan daerah lintasan matahari akibat efek rotasi bumi.

Baca Juga:

Selain berfoto-foto, di tempat ini Anda juga bisa menikmati segarnya madu lebah asli yang selalu tersedia di daerah ini.

 

 

(goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Kamis Besok, PWI Pelalawan Gelar Workshop, Bahas Masa Depan Media Di Era Artificial Intelligence
Diduga Curi HP, Pria di Dumai Diamankan Polisi
75 Kades di Bengkalis Menjabat Lagi, Cek Namanya!
Pemko Pekanbaru Perpanjang Program Penghapusan Denda Pajak Hingga 30 September
Bidhumas Polda Riau Sambangi PWI Riau, Sinergitas Sampaikan Informasi ke Masyarakat
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Nenek Jasmiati, Oknum ASN Pemko Pekanbaru Dibebastugaskan Sementara
komentar
beritaTerbaru