Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
Acara yang dihadiri oleh Prof. Didik J. Rachbini (Ekonom Senior INDEF), Prof Nur Hidayah (Kepala Center of Sharia Economic Development INDEF) beserta para peneliti dari CSED, yakni Prof. Murniati Mukhlisin, Abdul Hakam Naja, Handi Risza, Rahmat Mulyana, Izzudin Al Farras, Lintang Titian, dan Alfatih Murod menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan menggali hikmah dalam pengembangan ekonomi syariah.
Dalam kesempatan tersebut, KH Ma'ruf Amin menceritakan pengalamannya dalam mengembangkan ekonomi syariah dengan penuh ketulusan, serta menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap kebijakan dan inovasi ekonomi. KH Ma'ruf Amin menyampaikan dua pesan penting yang mengandung pelajaran mendalam.
Baca Juga:
Pesan pertama merujuk pada kisah dalam Surah Maryam (19:25), di mana Allah memerintahkan Maryam untuk menggoyangkan batang pohon kurma agar buahnya jatuh sebagai rezeki baginya. Ayat tersebut berbunyi:
"Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya ia akan menjatuhkan buah kurma yang masak kepadamu." (QS. Maryam: 25).
Beliau menguraikan bahwa kisah tersebut mengajarkan bahwa meskipun Allah senantiasa menyediakan pertolongan bagi hamba-Nya, manusia juga diwajibkan untuk berusaha meskipun hanya dengan langkah sederhana seperti menggoyangkan pohon.
Baca Juga:
Pesan kedua yang disampaikan adalah renungan mendalam tentang konsep "Ṣibghah Allah". K.H. Ma'ruf Amin mengingatkan bahwa setiap keberhasilan dan pertolongan sejati berasal dari Allah, sekaligus mendorong setiap individu untuk selalu berserah diri dengan penuh keikhlasan sambil terus berusaha.
Di akhir pertemuan, Prof Didik J. Rachbini meminta kesediaan Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin untuk menjadi Dewan Penasehat CSED INDEF. K.H. Ma'ruf Amin yang juga merupakan Guru Besar Ekonomi Syariah tersebut merespon permintaan tersebut dengan bersedia menjadi Dewan Penasihat CSED INDEF.
Selain itu, K.H. Maruf Amin juga bersedia membuka acara Sarasehan 99 Ekonom Syariah yang rencananya INDEF akan laksanakan pada pertengahan tahun 2025 ini.
Prof Nur Hidayah, Kepala Center of Sharia Economic Development INDEF, menilai hal ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara praktisi, akademisi, dan tokoh agama dalam mengembangkan ekonomi syariah kedepannya.
Kegiatan silaturahmi ini tidak hanya mempererat tali ukhuwah antara para pemangku kepentingan di bidang ekonomi syariah, tetapi juga menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan menginspirasi langkah-langkah inovatif dalam menghadapi tantangan ekonomi di era modern.
Komitmen bersama untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek pembangunan ekonomi diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.(rif)
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan menangkap seorang pria berinisial DK (35) lantaran diduga menggelapkan uang tunai se
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperluas jaringan bisnis di Sumatera, PT Mitra Kencana Nusantar
Ekbis
kabarmelayu.com,INHU Penanganan laporan dugaan pembobolan kamar di wilayah hukum Polsek Batang Gansal, Polres Indragiri Hulu (Inhu), menua
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026, hingga saat ini tercatat me
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan