Jumat, 07 Agustus 2026 WIB

Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Riau Launching Program JALUR

Redaksi - Rabu, 25 Juni 2025 13:36 WIB
Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Riau Launching Program JALUR
Beng/KM
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Polda Riau melaksanakan Launching Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) bertempat di Rumah Singgah Tuan Kadi Jalan Perdagangan Kecamatan Senapelan Pekanbaru. Rabu (25 Juni 2025)

Hadir pelaksanaan Launching Program JALUR, Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum, Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, SH, M.Han., Danpas Brimob I Korbrimob Polri Brigjen Pol Anang Sumpena, SH., Direktur Polairud Polda Riau Dr. Tri Setyadi Artono, SH, SIK, MH, serta Para Pejabat Utama Polda Riau.

Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, menjadi saksi lahirnya program pelayanan publik inovatif Polda Riau. Dengan semangat melayani dan menjunjung nilai-nilai budaya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR).

Baca Juga:

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Riau menegaskan bahwa program JALUR hadir sebagai solusi strategis untuk menjangkau masyarakat di sepanjang aliran sungai, sekaligus merawat nilai sejarah dan budaya Melayu Riau.

"Peradaban Melayu tumbuh di tepian sungai. Maka untuk menjaga marwah dan nilai sejarah ini, kami hadir dengan JALUR program kolaboratif dan humanis yang menggabungkan pelayanan publik, penguatan budaya, dan transformasi sosial secara utuh," ujar Kapolda.

Baca Juga:

Program JALUR dirancang bukan sekadar sebagai aksi sosial, melainkan sebagai gerakan strategis berbasis kearifan lokal. Sasaran utama program ini adalah kampung-kampung dan desa-desa pinggiran sungai di Riau, terutama yang masih bergelut dengan persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Melibatkan beragam pihak, mulai dari Polda Riau, pemerintah daerah, hingga komunitas dan organisasi sosial, program ini menghadirkan pelayanan lengkap, edukasi, layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, penyuluhan Kamtibmas dan anti-narkoba, hingga klinik berjalan dan pelatihan keterampilan warga.

Sejumlah Pejabat Utama Polda Riau diantaranya, Ditpolairud sebagai leading sector, Direktorat Samapta, dan Binmas turun langsung ke lapangan memastikan program ini berjalan berkesinambungan. Selain memperkuat kesejahteraan, program ini turut memupuk nilai-nilai budaya lewat kegiatan seperti berpantun, membaca syair, hingga pentas budaya setiap malam minggu, agar masyarakat kembali menghidupkan tradisi di tepian sungai.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter berbasis etika, moral, dan agama.

"JALUR bukan hanya soal pelayanan publik, tetapi juga upaya menanamkan sikap berbuat baik tanpa pamrih dan melestarikan nilai-nilai leluhur," tegasnya.

"Marilah kita bersama melindungi tua, menjaga marwah. Akan Melayu hilang di bumi, tua jalan ada pada jalurnya, tuah laut ada pada ombaknya, tuah manusia ada pada budi," pesan Kapolda.

Program JALUR diharapkan menjadi model pelayanan publik berbasis kearifan lokal menuju Indonesia Emas 2045.(Beng)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bicara di Forum IMT-GT, Kapolda Riau: Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
Bupati Herman Dampingi Kapolda Riau Kunker di Kecamatan Concong
Kapolda Riau Berikan Penghargaan kepada 133 Personel dan Mitra, Tekankan Polisi Harus Peduli, Peka, dan Humanis
Agung Nugroho Siapkan Program Retret dan Seragam Baru untuk RT dan RW Pekanbaru
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak!
komentar
beritaTerbaru