PWI Kuansing Kembali Suarakan Aspirasi ke DPRD, Berharap Kantor Sendiri
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
Dalam kepengurusan baru ini, Sri Hartanto dipercaya untuk memimpin PWI Surakarta yang mencakup wilayah kerja Solo Raya, meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah serta Forkopimda se-Solo Raya.
Baca Juga:
Dalam arahannya, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengingatkan kembali posisi strategis PWI Surakarta dalam catatan sejarah pers nasional.
PWI lahir di Kota Solo pada 9 Februari 1946 dari pertemuan para wartawan pejuang yang bersatu mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian tanggal tersebut ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional.
Baca Juga:
Menurut Munir, sejarah panjang tersebut menjadi tanggung jawab bagi PWI Surakarta untuk terus berperan dalam menghadapi perkembangan dunia pers. Ia menegaskan bahwa tantangan media saat ini jauh berbeda dibanding masa lampau seiring dengan masifnya arus informasi digital.
"Jika pada masa lalu wartawan menghadapi tantangan untuk menyampaikan kisah perjuangan bangsa, kini tantangannya berkembang seiring derasnya arus informasi digital," ujar Munir.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pers dituntut untuk membantu masyarakat agar menjadi lebih cerdas. "Dan juga mampu memilah informasi yang benar di tengah maraknya berita palsu, disinformasi, dan teknologi deepfake," tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Surakarta Sri Hartanto menyatakan bahwa momentum pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan langkah penting untuk memperkuat marwah dan kehormatan profesi wartawan di tengah disrupsi media dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Menurutnya informasi kini dapat menyebar dalam hitungan detik melalui berbagai platform, meski tidak semuanya memiliki jaminan kebenaran.
Karena itu, Tanto menegaskan kecepatan dalam menyampaikan berita tidak boleh mengorbankan akurasi.
Popularitas juga tidak boleh menggeser kebenaran, sementara kepentingan sesaat tidak boleh mengalahkan integritas profesi jurnalistik.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyambut baik komitmen pengurus baru PWI Surakarta tersebut.
Ia mendorong wartawan terus menghadirkan informasi yang berkualitas.
"Kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Respati, pers memiliki peran strategis dalam membangun ruang publik yang sehat, mencerdaskan masyarakat serta mengawal transparansi pemerintahan.
Pers juga dinilai berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menyisir dua daerah rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Pangeran Hidayat (Panger) dan Kampung D
Hukrim
kabarmelayu.com, KAMPAR Untuk efisiensi, kenyamanan dan keselamatan, sebanyak 38 siswa Sekolah Terbuka UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar dengan target 3.425 anak yang
Kesehatan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial