Rabu, 22 April 2026 WIB

Festival Rentak Warisan, Melayu Bergema di Mandau

Redaksi - Rabu, 13 Agustus 2025 01:14 WIB
Festival Rentak Warisan, Melayu Bergema di Mandau
Festival Rentak Warisan yang diselenggarakan di Kecamatan Mandau, Bengkalis.(Foto: Diskominfotik)
kabarmelayu.comBENGKALIS - Budaya Melayu bergema di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis saat pembukaan Festival Rentak Warisan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Toharuddin. Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini digagas oleh Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandau dengan menghadirkan pesona seni budaya Melayu yang memikat.

Acara pembukaan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para pegiat seni yang antusias menyaksikan setiap rangkaian penampilan.

Baca Juga:

Denting musik, tabuhan kompang, dan lantunan lagu-lagu Melayu menyambut kedatangan tamu undangan, menandai dimulainya pesta budaya yang ditunggu-tunggu.

Dalam sambutannya, Toharuddin menegaskan bahwa Festival Rentak Warisan bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan panggung untuk merawat dan menghidupkan kembali warisan budaya Melayu di tengah arus modernisasi.

Baca Juga:

"Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda kita mampu merayakan tradisi tanpa meninggalkan jati diri. Budaya Melayu akan tetap kokoh jika kita rawat bersama," ujarnya.

Mantan Camat Pinggir itu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tameng Adat LAMR Mandau beserta panitia pelaksana. Menurutnya, gelaran ini menjadi simbol kesadaran kolektif untuk menjaga nilai-nilai luhur sebagai identitas masyarakat Negeri Junjungan.

Dengan mengusung tema "Irama dan Gerak Menyatukan Warisan dan Kreasi", Toharudin mengajak semua pihak memandang pelestarian budaya sebagai gerakan bersama.

"Melestarikan budaya bukan berarti menolak perubahan, melainkan mengolah inovasi agar selaras dengan akar tradisi," tukasnya.

Lanjut Toharuddin, Pemkab Bengkalis berkomitmen mendorong pelestarian budaya melalui langkah konkret, mulai dari membangun kolaborasi lintas sektor, menyediakan fasilitas bagi perkembangan seni, hingga memperkuat pendidikan budaya di sekolah dan komunitas.

"Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi generasi mendatang," tutupnya penuh semangat.

Pembukaan Festival Rentak Warisan diwarnai dengan tarian persembahan yang anggun, disusul lantunan lagu-lagu Melayu yang membangkitkan nostalgia. Sorak sorai penonton dan senyum para peserta membuktikan bahwa denyut nadi budaya Melayu masih mengalun indah di bumi Negeri Junjungan.(Diskominfotik)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPP LMR Kobarkan Semangat Marwah Melayu hingga ke Pelosok Negeri
Edy Natar Jabat Pembina LMR, Semangat Baru Bangkitkan Marwah Melayu
Sulis "Cinta Rasul" Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta
Simposium Siak Pusat Kebudayaan Melayu, Bukti Akar Budaya Melayu Terjaga di Siak
Zapin Menjaga Marwah Budaya Melayu, Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal
79 Tahun Bertahan, Festival Sampan Layar Jadi Simbol Kebanggaan Pesisir Bengkalis di Desa Ketam Putih
komentar
beritaTerbaru