Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Harga Cabe dan Sayur di Pasar Air Molek Melambung Tinggi

Harijal - Senin, 14 November 2016 21:40 WIB
Harga Cabe dan Sayur di Pasar Air Molek Melambung Tinggi
ilustrasi

RENGAT, kabarmelayu.com - Harga cabe dan sayur di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Inhu semakin tak terkendali, bahkan pada hari Senin (14/11/2016) cabe merah bertahan di harga Rp100 ribu per kilogram. Ini terpantau di Pasar Air Molek Kecamatan Pasir Penyu.

Atas kondisi tersebut membuat masyarakat khususnya kaum ibu-ibu dan pengusaha rumah makan kebingungan. Mereka meminta Disperindagpas Inhu untuk mencari solusinya.

Hal tersebut disampaikan Rahma, pemilik usaha rumah makan ampera di kawasan jalan Sudirman. Ia mengaku harus putar otak untuk menyikapi mahalnya harga cabe dan sayuran di pasar dan terpaksa membeli cabe setengah busuk.

Baca Juga:

"Ini cara kita pedagang mencari jalan keluar. Cabe merah layu jauh lebih murah, selisih Rp12.000 dengan cabe segar. Cabe layon ini masih layak konsumsi, tinggal kita rajin saja memilihnya," ungkapnya.

Sementara itu, Ima, salah seoarang ibu rumah tangga juga mengeluhkan harga cabe yang kini semakin meroket.

Baca Juga:

"Gila memang, sekarang ini semua harga sembako naik meroket. Kita berharap sekali pemerintah melalui Disperindagpasa dapat segera mencari solusinya. Kalau begini terus harga cabe dan sembako bisa mati kita," sebutnya.

Terpisah, salah satu pedagang di Pasar Sri Gading Air Molek saat dijumpai wartawan mengaku dirinya menjual cabai layon harus merugi karena harga yang dijualnya dibawah harga yang dibeli dari distributor.

Namun, jika tidak jual maka kita akan lebih merugi karena cabai hanya bisa bertahan 1 sampai 2 hari saja untuk bisa bertahan di kondisi segar.

Sementara pedagang lainnya mengaku kalau harga cabe naik disebabkan karena musim penghujan. "Ditambah lagi kita cabe ambil dari Padang, dan kemungkinan harga cabe dan sayuran akan terus naik karena kondisi cuaca dan jalur lalu lintas yang terganggu. Harusnya pemerintah bijak dalam mengambil tindakan sehingga masyarakat tidak dirugikan," singkat pedagang.

 

(datariau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kubang Jaya Lulus 100 Persen, Kepsek Tegaskan Penilaian Tak Hanya di Bidang Akademik
komentar
beritaTerbaru