Senin, 27 April 2026 WIB

201 Lapak Pedagang Disediakan Pemko Pekanbaru di Pasar Rakyat Agus Salim dan Pasar Inpres

Harijal - Selasa, 28 Desember 2021 13:20 WIB
201 Lapak Pedagang Disediakan Pemko Pekanbaru di Pasar Rakyat Agus Salim dan Pasar Inpres

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menyediakan sebanyak 201 lapak dagangan di Pasar Rakyat Agus Salim dan Pasar Inpres. Saat ini, eks pedagang Jalan Agus Salim sedang diundi agar bisa menempati dua pasar tersebut.

"Para pedagang mengeluh bahwa masih ada pedagang lain yang berjualan di trotoar Jalan Agus Salim. Sebenarnya, trotoar itu boleh digunakan mulai dini hari hingga pukul 08.00 WIB. Setelah itu, kawasan itu kami bersihkan," kata Ingot Ahmad Hutasuhut, Juru Bicara Tim Penataan Jalan Agus Salim, di sela-sela penertiban pedagang, Senin (27/12/2021).

Bagi pedagang di pinggir Jalan Agus Salim yang ingin melanjutkan berdagang harus diundi. Agar, pedagang tersebut bisa melanjutkan berdagang di Pasar Rakyat Agus Salim.Di sana, pedagang bisa berjualan 24 jam. Pasar Inpres juga sudah dilakukan pengundian bagi pedagang.

Baca Juga:

"Sampai saat ini, pedagang belum ada yang masuk ke Pasar Rakyat Agus Salim dan Pasar Inpres . Jumlah pedagang yang diterima hanya 201 orang," jelas Ingot.

Rinciannya, pedagang yang akan diterima di Pasar Rakyat Agus Salim hanya 96 orang. Pasar rakyat ini khusus bagi pedagang sayuran.

Baca Juga:

Sedangkan Pasar Inpres dikhususkan bagi pedagang basah (penjual daging dan ikan). Pemko Pekanbaru menyediakan 105 lapak dagangan.

"Kami juga berkoordinasi dengan pengelola Sukaramai Trade Center. Mereka juga punya pasar basah. Kami ingin pasar itu segera diperbaiki. Pedagang ikan dan daging juga bisa menempati pasar itu," sebut Ingot. (**)

SHARE:
beritaTerkait
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan
komentar
beritaTerbaru