Selasa, 09 Desember 2025 WIB

Usai OTT KPK di Riau, Beredar Video Pernyataan UAS Bahwa Gubernur Riau Dimintai Keterangan

Redaksi - Senin, 03 November 2025 20:23 WIB
Usai OTT KPK di Riau, Beredar Video Pernyataan UAS Bahwa Gubernur Riau Dimintai Keterangan
Tangkapan layar video UAS yang memberi pernyataan terkait OTT KPK di Riau.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Usai operasi tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekanbaru, Riau, beredar video Ustad Abdul Somad (UAS) yang menyebut bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid hanya dimintai keterangan.

Apa yang disampaikan UAS itu terkait dengan gencarnya pemberitaan di media bahwa Gubernur Riau terjaring OTT KPK.

Dalam video berdurasi 14 detik itu, UAS menyebutkan bahwa berita yang benar adalah Gubernur Riau dimintai keterangan.

Baca Juga:

"Itu yang betul," demikian mengutip pernyataan UAS.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan OTT di Riau.

Baca Juga:

"Benar ada kegiatan tangkap tangan di Riau. Saat ini ada 10 orang yang diamankan dalam OTT," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin malam.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Budi juga membenarkan bahwa salah satu pihak yang diamankan adalah Gubernur Riau Abdul Wahid.

Meski begitu, Budi belum menjelaskan detail perkara maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.

Para pihak yang diamankan belum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Rencananya, tim akan membawa mereka ke Gedung KPK Merah Putih, kemungkinan kata Budi dijadwalkan besok. Demikian dikutip dari beritasatu.com.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringatan Hakordia 2025, Bupati Inhil Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Budaya Antikorupsi
Satgas Gulben Kodam I/BB Berhasil Temukan dan Evakuasi Jenazah Korban Banjir di Tapanuli Selatan
Demi Tugas dan Kemanusiaan, Serda Robi dan Prada Zeni Marpaung Gugur Saat Menolong Warga
Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Warga Banjir Batangtoru, Tapanuli Selatan
Presiden RI, Menhan RI dan Panglima TNI Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP
Mayoritas Disdik Abaikan Hasil SPI Pendidikan 2024, KPK Ingatkan Pentingnya Pendidikan Antikorupsi
komentar
beritaTerbaru