Diiming-iming Lolos Seleksi Penerimaan Polri, Warga Meranti Ditipu Rp307 Juta
kabarmelayu.com,MERANTI Harapan seorang warga Kabupaten Kepulauan Meranti berinisial MN untuk mengantarkan anaknya menjadi anggota Polri b
Hukrim
Kasus ini bermula ketika korban bertemu dengan tersangka Z melalui seorang saksi berinisial SP pada Desember 2020. Saat itu, Z mengaku memiliki rekanan di Mabes Polri dan mampu menjamin kelulusan anak korban dalam proses penerimaan anggota kepolisian.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, Kamis (3/8/2026) menjelaskan, korvan yangvterperdaya oleh janji manis tersebut, mentransfer uang tahap awal sebesar Rp150 juta, diikuti tambahan Rp10 juta menjelang seleksi.
Baca Juga:
"Namun, saat anak korban mengikuti seleksi Bintara Polri di Pekanbaru pada 2021, ia dinyatakan gagal," ucap Kapolres.
Meski gagal, Z terus memanfaatkan harapan korban dengan meminta sejumlah uang susulan berulang kali. Tersangka bahkan sempat menawarkan jalur Akademi Kepolisian (Akpol) hingga seleksi Bintara tahun 2023 yang seluruhnya berakhir dengan kegagalan.
Baca Juga:
"Penyerahan uang yang berlangsung sejak 2020 hingga 2023 tersebut akhirnya menelan total kerugian korban hingga mencapai Rp307 juta. Korban sempat menagih iktikad baik Z untuk mengembalikan, tetapi janji manis pelaku tak kunjung terealisasi hingga korban melapor ke polisi pada April 2025," jelas Kapolres.
Perjalanan hukum perkara ini memakan waktu cukup panjang karena tersangka Z sempat kabur dan mangkir dua kali dari panggilan kepolisian. Pelaku bahkan sempat berpindah-pindah dan lolos dari kejaran petugas di Jakarta, sebelum akhirnya terdeteksi berada di Selatpanjang pada Senin (31/8/2026).
Setelah berhasil diamankan dan menjalani gelar perkara, Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti resmi menetapkan Z sebagai tersangka penipuan dan penggelapan pada Selasa (1/9/2026).
"Sejumlah barang bukti berupa bukti setor, bukti transfer, dan cetakan rekening koran turut disita," terangnya.
AKBP Gede mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi TNI/Polri dengan imbalan uang. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan anggota dilakukan secara resmi dan transparan tanpa pungutan liar.
kabarmelayu.com,MERANTI Harapan seorang warga Kabupaten Kepulauan Meranti berinisial MN untuk mengantarkan anaknya menjadi anggota Polri b
Hukrim
kabarmelayu.com,CIBINONG Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar sidang perdana perkara perdata perbuatan melawan hukum t
Hukrim
kabarmelayu.com,DAIRI Kekecewaan yang sangat mendalam dugaan pembiaran yang mencuat dalam insiden bentrokan saat pembukaan jalan Dusun I
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah tiga waktu berturutturut mengalami kenaikan, hari ini, Jumat (4/9/2026) jumlah hotspot (titik panas) di
Lingkungan
kabarmelayu.comKAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota menggelar tablig akbar dalam rangla petingatan Maulid Nab
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga dua kali li
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi tidak menyurutkan langkah POBSI dan KONI Kota Pekanbaru untuk m
Sport
Mengangkat Cita Rasa Senama Nenek KKN Kelompok 17 Perkenalkan Ayam Salai sebagai Kuliner Khas Desa Senama nenek
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Edukasi MultiProgram di SMA Negeri 3 Tapung Hulu
Article
kabarmelayu.com,INHIL Siapa sebenarnya yang mengelola lahan aset Desa Junjangan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih misteri. Meski K
Pemerintahan