Senin, 27 April 2026 WIB

Cegah Kluster Santri di Sekolah, Ini Saran Ahli Epidemiologi Riau

Harijal - Senin, 29 November 2021 10:45 WIB
Cegah Kluster Santri di Sekolah, Ini Saran Ahli Epidemiologi Riau

PEKANBARU - Ahli Epidemiologi Riau, Dr Wildan Asfan Hasibuan menilai, sebenarnya untuk sekolah yang menerapkan asrama relatif lebih aman. 

Sebab mobilitas siswa jauh lebih terkendali dan terbatas di lingkungan sekolah atau asrama. Sehingga lebih mudah dikendalikan.

"Cuma kalau sudah ada satu saja yang terpapar itu akan banyak yang kena, karena mereka tidur bersama, makan bersama," katanya, Senin (29/11/2021).

Baca Juga:

Wildan menegaskan, sebenarnya yang harus diwaspadai adalah para guru dan orang yang keluar masuk ke luar lingkungan sekolah. Mereka lebih besar terpapar virus karena bergaul dengan banyak orang diluar sekolah.

"Guru, tukang masak, tukang kebun, tukan tidak tidur diasrama, mereka pulang, bertemu banyak orang, itu yang harus diwaspadai, " katanya.

Baca Juga:

Selain itu, guru dan orang-orang yang keluar masuk asrama, itu harus dilakukan pemeriksaan Swab minimal sekali seminggu. Tujuanya untuk memastikan mereka tidak terpapar Covid-19.

"Supaya yang didalam itu aman, karena cenderung yang membawa virus itukan yang dari luar," katanya.

Selain itu, tracing, tracking dna testing atau 3T juga harus diperbanyak. Setiap orang yang berkontak dengan santri, termasuk guru dan keluarga dari santri yang terpapar itu harus diperiksa. Minimal 14 orang untuk satu orang yang positif. 

Namun yang tidak kalah penting, pihak sekolah harus membatasi orang dari luar yang ingin bertemu dengan siswa atau santri. Termasuk orang tua, agar diberi jarak saat bertemu anak nya diasrama. Sehingga tidak terjadi kontak langsung antara anak dengan orang lain yang berasal dari luar asrama.

"Kelau disekolah umum justru lebih aman, belum ditemukan sejauh ini yang sekolah umum itu ada kluster, sekarang itu yang perlu diwaspadai anak-anak sepulang sekolah, mereka ini kan buka masker, berkumpul, itu kan rawan," ujarnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
komentar
beritaTerbaru