Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Peringati HUT ke81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Pemerintahan
PEKANBARU, Kabarmelayu.com - Forum LSM Riau Bersatu adakan Seminar dan Dialog Interaktif sekaligus Musyawarah Besar Forum LSM Riau Bersatu pada Selasa (8/12/2021) pagi di Ball Room Furaya Hotel Pekanbaru.
Seminar yang mengangkat Tema "Anti Korupsi Dan Upaya Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Hutan Dan Alih Fungsi Lahan" ini dihadiri oleh Kapolda Riau yang diwakili Dir. Samapta, Kombes Drs Chris Pramono, Danrem 031 Wirabina yang diwakili oleh Kasiter, Kol. Jhony Harianto.
Dengan para pembicara dalam acara tersebut yakni Dian Citra Dewi dari LHK Dinas Kehutanan, Gulat Manurung dari Apkasindo, Arry Purnama S dari BBKSDA Riau, Manurung dari Kontrol Sosial, dan Tommy Freddy Manungkalit dari Aktivis Lingkungan dan Robert Hendirko selaku Ketua Forum LSM Riau Bersatu.
Baca Juga:
Sebelum para pembicara diberi kesempatan, Robert menghimbau agar jika nantinya ada dari peserta seminar yang ingin bertanya agar jangan menjatuhkan seseorang atau saling menjatuhkan.
Sebagai pembicara pertama Dian Citra Dewi selaku Kepala seksi pengaduan dan penyelesaian sengketa lingkungan hidup dan dinas kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Riau memaparkan tentang beberapa regulasi yang dapat dijadikan acuan bagi para LSM dalam pendampingan konflik teritorial pasca Undang-undang Cipta Kerja.
Baca Juga:
"Baik, beberapa mungkin regulasi yang menjadi acuan, menjadi tolak ukur kita dalam hal penanganan Konflik Tetorial ini pasca UUCK," ujarnya.
Setelah sebelumnya ia menjelaskan salah satu yang menjadi penyebab konflik.
"Kita nggak bisa bohong bahwa memang luar biasa dinamika pertumbuhan penduduk dan pergeseran penduduk mencari kehidupan dan memanfaatkan sumberdaya yang ada di Riau ini akhirnya membenturkan masyarakat ini dengan pemilik-pemilik koorporasi kah, pemilik izin kah, kawasan yang sudah dinobatkan dan ditetapkan sebagai kawasan hutan, nah hal ini tentu menimbulkan persoalan hukum," jelasnya.
Selain itu ia juga menjelaskan tata cara pelaporan pencemaran lingkungan, dimana DLHK Provinsi hanya sebagai fasilitator dan tidak mempunyai kewenangan dalam keputusan.
Kemudian dilanjutkan dengan pembicara dari Apkasindo yang memaparkan tentang Apkasindo dengan prestasi dan permasalahannya dalam membela masyarakat petani.
Dan dilanjutkan oleh Arry Purnama S yang mewakili BKSDA sebelum Isoma siang. (Raf)
Peringati HUT ke81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus serius tengah mengguncang publik tanah air. Kasus itu menyangkut dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oten
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pengguna Jalan Tol PekanbaruDumai perlu menyesuaikan rute perjalanan mulai Jumat (28/8/2026) hari ini. PT Huta
Pemerintahan
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim