Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Mulyasman Akui Rusunawa Perlu Perbaikan

Harijal - Selasa, 24 Januari 2017 11:14 WIB
Mulyasman Akui Rusunawa Perlu Perbaikan
riaupos.co
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukinan, Mulyasman

PEKANBARu, kabarmelayu.com -Meski sudah lama rampung, ternyata kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang dikelola Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di Kelurahan Rejosari, Tenayan Raya dan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai Pesisir, belum layak untuk ditempati. Masih terdapat kekurangan disana-sini yang harus diperbaiki.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST menyarakan agar dua Rusunawa ini dilengkapi dengan fasilitasnya sebelum disewakan. "Sudah banyak masyarakat bertanya soal Rusunawa tersebut. Kita menginginkan agar itu dicek lagi, dan segera difungsikan, serta disewakan kepada orang yang tepat, paling tidak Rusunawa ini tidak dibiarkan begitu saja," kata Sigit Yuwono, Senin (23/1/17).

Menanggapi persoalan ini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukinan, Mulyasman, mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara gamblang persoalan rusunawa ini. Hal ini dikarenakan, karena baru dilantik di OPD.

Baca Juga:

Namun demikian, dia mengatakan, pihaknya sudah melihat, namun belum bisa membuat keputusan karena harus menunggu laporan secara rinci dari bawahannya. "Belum full ya, jadi masih setengah-setengah. Saya memang sudah lihat. Apalagi saya baru menjabat di sini," ungkap Mulyasman.

’’Insya Allah tahun ini sudah bisa selesai dan sudah disewakan tentunya,’’ optimisnya.

Baca Juga:

 

(riaupos.co)

 

SHARE:
beritaTerkait
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
komentar
beritaTerbaru