LRB Muhammadiyah Riau Kenalkan Peran dan Gerakan Kemanusiaan kepada Mahasiswa Baru UMRI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
Laila, anak gajah betina berusia 1 tahun 6 bulan, lahir pada 6 April 2024 dari induk Puja dan pejantan Sarma. Laila sebelumnya mengalami penurunan aktivitas sejak dua hari sebelum dinyatakan mati. Meskipun masih menunjukkan nafsu makan yang normal serta tetap menerima ASI dari induknya, Laila mengalami kelemahan yang terus memburuk.
Atas kondiai Laila saat itu, Balai Besar KSDA (BBKSDA) Riau langsung mengerahkan tim medis untuk memberikan perawatan intensif.
Baca Juga:
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, memimpin langsung penanganan bersama tim dokter hewan dan para mahout di lokasi. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan, termasuk pemasangan infus, pemberian obat, dan pemantauan kondisi setiap dua jam. Meski mendapat penanganan maksimal, kondisi Laila terus menurun.
Rilis BBKSDA Riau menjelaskan kondisi Laila sebelum meninggal. Pada 20 November 2025, Laila terlihat kurang aktif. Tim medis melakukan pemeriksaan awal, memberikan infus dan obat, serta pemantauan rutin.
Baca Juga:
Pada 21 November 2025, Laila masih makan dan minum secara normal. Tanggal 22 November 2025 (00.30 WIB): Laila terdengar menjerit namun masih bisa berdiri dan bergerak.
Sekitar 01.00 WIB Laila kembali menjerit, ditemukan terbaring, lalu bangkit kembali setelah ditangani. Pukul 05.00 WIB Laila kembali bersuara, sekitar pukul 05.30 WIB Laila ditemukan terbaring dan dinyatakan mati.
Hingga kini, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan. Meskipun gejalanya menunjukkan kelemahan, suhu tubuh dan pola makannya masih normal hingga beberapa jam sebelum kematian.
Tim dokter hewan BBKSDA Riau telah melakukan nekropsi untuk memeriksa adanya perubahan pada organ tubuh serta mengambil sampel jaringan untuk diuji di laboratorium.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menyampaikan duka cita atas kematian gajah muda itu. Laila merupakan salah satu anak gajah yang lahir dan dibesarkan di pusat konservasi serta menjadi bagian penting dari upaya pelestarian gajah Sumatera di Riau.
"Kepergian Laila menjadi pukulan bagi seluruh tim konservasi. Kami berkomitmen mencari tahu penyebab kematian ini agar dapat menjadi pembelajaran penting ke depan," ujarnya.
Kematian Laila menjadi pengingat bahwa upaya menyelamatkan satwa dilindungi, terutama gajah Sumatera yang terancam punah, masih menghadapi tantangan besar.
Sebelumnya, seekor anak gajah sumatera bernama Tari, ditemukan mati di Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, Rabu (10/09/2025).
Gajah Tari berusia dua tahun itu menjadi simbol penyelamatan TNTN. Tari juga menjadi anak angkat Kapolda Riau, Herry Heryawan.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Joh
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR3604 untuk m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (11/9), mengatakan Eropa telah mendorong negaranegaranya menuju perang denga
Peristiwa
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau mengawali kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Sema
Budaya
kabarmelayu.com,ROHUL Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Des
Hukrim
Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak
Pemerintahan
Antisipasi Narkoba, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 17 Pengunjung Tes Urine
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperole
Hukrim