Bertarung Demokratis, Dedy Reonaldi Raih Suara Terbanyak Ketua RT 03 RW 12 Rejosari
kabarmelayu.comPEKANBARU Lapangan serba guna Perumahan Utama Rejosari terlihat ramai sejak Ahad pagi. Matahari baru mengeliat menampakkan
Pemerintahan
Sejak 2019, Ustadz Ariful Bahri ditunjuk Kerajaan Arab Saudi sebagai pengisi kajian rutin di Masjid Nabawi. "Libur kalau pas sakit atau ada keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan," kata Ariful Bahri, Sabtu (25/5/2024).
Salah satu kajian yang disampaikan Ustadz Ariful Bahri adalah manasik haji. Isi kajiannya pun berbeda-beda, mulai dari bagaimana rukun dan wajib haji dijalankan Rasulullah shalallahu alahi wassalam beserta larangan-larangannya, hingga pembayaran dam atau denda.
Baca Juga:
Jamaah haji atau umroh yang ingin mendengarkan kajian beliau bisa datang setiap ba'da Maghrib. Jika ketinggalan saat mengikuti kajian, tidak perlu khawatir karena Ustadz Arifin akan mengulas materi sebelumnya di awal kajian.
Jamaah yang mendengarkan kajian Ustadz Arifin bisa mencapai 300 orang lebih. Selain jamaah haji Indonesia ada juga dari Malaysia dan Singapura yang mendengarkan kajian dari ustadz asli Riau, dari Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar itu.
Baca Juga:
Bahkan karena banyaknya jamaah yang datang mendengarkan kajian membuat askar atau petugas keamanan di Masjid Nabawi sibuk mengatur jamaah yang memenuhi jalur masuk-keluar masjid. Ada juga sesi tanya jawab di akhir kajian ustadz lulusan S1-S3 di Universitas Islam Madinah tersebut.
Pertanyaan itu ditulis dalam secarik kertas dan diserahkan saat Ustadz Ariful berceramah. Kajian tersebut berhenti beberapa menit menjelang adzan Isya.
Saat ini, Ustadz Ariful Bahri adalah satu-satunya penceramah tetap di Masjid Nabawi. Sebelumnya ada tiga penceramah tetap lainnya dari Indonesia yang mengisi kajian di Masjid Nabawi, yakni Ustadz Anas Burhanuddin, Ustadz Firanda Andirja, dan Ustadz Abdullah Roy.
Namun pengajian berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi sempat vakum selama dua tahun dan baru pada 2019, Masjid Nabawi meminta Universitas Islam Madinah mengirim mahasiswa dari Indonesia untuk mengikuti seleksi sebagai pengisi kajian.
"Waktu itu saya sedang pulang ke Indonesia. Tiba-tiba dihubungi disuruh kembali ke Madinah untuk ke Masjid Nabawi," kata Ustadz Ariful.
Setelah tes wawancara dengan salah seorang syekh, ada empat mahasiswa Indonesia yang dinyatakan lulus, tetapi dua di antaranya mengundurkan diri, menyisakan Ustadz nama Ariful Bahri dan Ustadz Irsyad Hasan.
"Kami berdua mengisi kajian berbahasa Indonesia. Saya kebagian setelah Magrib, Ustadz Irsyad sore," kata Ustadz Ariful Bahri.
Namun, Ustadz Irsyad Hasan tidak lama menjadi pengisi kajian di Masjid Nabawi. Kini tinggal Ariful Bahri pengisi kajian yang warga negara Indonesia.
kabarmelayu.comPEKANBARU Lapangan serba guna Perumahan Utama Rejosari terlihat ramai sejak Ahad pagi. Matahari baru mengeliat menampakkan
Pemerintahan
kabarmelayu.comINHIL Pagi itu, suasana Car Free Day (CFD) di Indragiri Hilir terasa sedikit berbeda. Di tengah hirukpikuk warga yang bero
Pendidikan
kabarmelayu.comJAKARTA Aroma dugaan korupsi besarbesaran kembali menyeruak dari jantung lembaga pemerintah yang baru seumur jagung, Bad
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU PSPS Pekanbaru akan menghadapi laga penentu pada pekan ke25 kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Malam in
Sport
kabarmelayu.comPEKANBARU Ratusan pelayat melepas jenazah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, Zulmansyah
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARUTim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah melompat dari kapal Duma
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau tetap melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meskipun laporan terbaru men
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengingatkan seluruh SMA/SMK negeri dan
Pendidikan
kabarmelayu.comJAKARTA Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat beserta delegasi DPR menghadiri sidang
Parlemen
kabarmelayu.comPEKANBARU Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulman
Sosial