Selasa, 09 Juni 2026 WIB

BP3MI Riau Tingkatkatkan Kolaborasi dan Sosialisasi Pencegahan Pekerja Migran Ilegal

Redaksi - Senin, 02 Desember 2024 11:28 WIB
BP3MI Riau Tingkatkatkan Kolaborasi dan Sosialisasi Pencegahan Pekerja Migran Ilegal
Beng/KM
PEKANBARU - Kepala BP3MI Riau, Funny Wahyu Kurniawan melaksanakan Press Conference bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding di Mako Lanal Dumai, Minggu, 1 Desember 2024.

Kegiatan tersebut membahas perihal kehadiran pemerintah ditengah masyarakat dan melalui instruksi menteri dalam pencegahan pekerja migran ilegal yang terjadi di berbagai daerah termasuk wilayah Provinsi Riau.

"Sebagaimana yang sudah kita dengar bersama, arahan dari pak menteri. Kita bersama unsur jajaran BP3MI Riau, terus melakukan koordinasi, kolaborasi dengan pihak terkait dalam upaya pencegahan keberangkatan tenaga kerja ilegal di Riau," kata Funny Wahyu Kurniawan usai Zoom Conference, kemarin.

Baca Juga:

Funny menegaskan, pencegahan keberangkatan 17 PMI ilegal yang akan menuju Malaysia, kini telah diamankan di Shelter Kota Dumai.

BP3MI Riau juga mengapresiasi kinerja TNI, Lanal Dumai yang bergerak cepat dalam mencegah aktivitas ilegal sekelompok orang di wilayah Pelintung, Kota Dumai.

Baca Juga:

"Terimakasih kepada TNI, Lantas Dumai yang telah bergerak cepat, menghentikan langkah pekerja migran ilegal. Kolaborasi dan sinergitas akan terus kita tingkatkan untuk meminimalisir serta pencegahan pekerja ilegal," imbuh Funny.

Funny juga menambahkan, terhadap 17 PMI ilegal yang diamankan kini telah berada di Shelter Dumai, untuk dilakukan pendataan serta tempat penampungan yang aman dan sementara.

Pemerintah tetap memberikan pelayanan perlindungan kepada pekerja migran. Dalam kesempatan ini, Funny menekankan agar masyarakat yang memutuskan bekerja diluar negeri dapat mengikuti prosedur dan aturan yang diberlakukan pemerintah Indonesia dan aturan negara tujuan.

"Kita mengimbau kepada semuanya, khusus bagi masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri dapat mengikuti prosedur demi kenyamanan, keamanan dan perlindungan negara," tegas Funny.(rls/beng)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Wabup Siak: Pencegahan Dini Paham IRET Harus Dimulai dari Keluarga hingga Ruang Digital
Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi
Kasus Keluarga Yaman di Muara Enim, Kesewenang-wenangan Imigrasi dan Kemanusiaan yang Terkoyak
Semangat Haflah Akhirussanah Perkuat Komitmen Pesantren Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Riau Job Fair 2025 Diprediksi Capai 9.000 Pengunjung
komentar
beritaTerbaru