BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pagi Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Riau Abdul Wahid didampingi Kapolda Riau, Irjen Herry Herjawan, serta Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Pada kegiatan itu gubernurbmenyampaikan bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.
"Semua harus berpartisipasi dalam menjaga lingkungan. Maka dari itu gerakan ini tak bisa hanya salah satu instansi saja, kita harus bersama-sama menjalankan gerakan ini. Sehingga kita dapat membangun dan menggugah kesadaran bersama," tegas Abdul Wahid.
Upaya penghijauan bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah, melainkan juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Abdul Wahid menjelaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya berfungsi memperbaiki kualitas udara, tetapi juga efektif dalam mengurangi risiko bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Penanaman tersebut direncanakan akan dilaksanakan di lahan seluas 11 hektare.
Baca Juga:
"Alam harus kita jaga, kita kembalikan fungsi-fungsi lahan supaya tidak terjadi banjir dan kebakaran hutan. Kita ingin mewariskan nilai-nilai (Pelestarian lingkungan) bagi generasi berikutnya," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengajak seluruh perangkat daerah untuk turut aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di sekitar kantor maupun lingkungan tempat tinggal. Ia berharap gerakan ini bisa menjadi inspirasi untuk seluruh masyarakat, khususnya generasi muda.
Baca Juga:
"Semoga upaya kita bisa membuahkan hasil sebagaimana yang kita harapkan, dan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih produktif dan peduli terhadap lingkungan sekitar," tuturnya.
Selain penanaman pohon, dilaksanakan juga kegiatan penanaman jagung pipil di kawasan Komplek Perkantoran Tenayan Raya. Serta penyerahan satu unit hand traktor kepada Kelompok Tani Seroja Jaya Abadi. Dimana kegiatan penanaman ini bertujuan mendukung program swasembada pangan daerah serta pemanfaatan lahan tidur agar lebih produktif.
"Tujuan penanaman jagung pipil ini juga sebagai upaya memproduktifkan lahan tidur agar lebih bermanfaat. Total lahan di Kawasan Perkantoran Tenayan Raya ada lebih dari 300 hektare, sehingga dari pada hanya menjadi lahan tidur, lebih baik dimanfaatkan untuk penanaman dan bermanfaat bagi masyarakat yang mengelolanya. Kami berharap area yang ditanami ini lebih hidup," ujar Agung.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa