Senin, 27 April 2026 WIB

Disdik Riau Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan yang Selaras di Provinsi Riau

Harijal - Kamis, 30 Desember 2021 15:08 WIB
Disdik Riau Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan yang Selaras di Provinsi Riau

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau mendorong peningkatan mutu pendidikan yang selaras mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai ke pendidikan menegah. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dr. H. Kamsol saat membuka rapat koordinasi bidang pendidikan Provinsi Riau tahun 2021 di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (30/12/2021).

Dalam rapat koordinasi ini, Kepala Dinas Pendidikan Riau mengatakan bahwa saat ini angka putus sekolah masih belum tertangani secara optimal. Sehingga masalah putus sekolah masih tinggi di Provinsi Riau. 

Baca Juga:

"Perlu dirumuskan sebuah solusi dimana pendidikan kesetaraan juga merupakan kewenangan kabupaten/kota. Namun, provinsi sangat berperan akan mendorong kabupaten/kota dalam rangka penanggulangan angka putus sekolah tersebut," ungkap Kamsol. 

Saat ini berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudaayan RI tahun 2021 diantaranya Angka Partisipasi Murni (APM) Provinsi Riau 2020/2021 sebesar 88,91. Gambaran umum penduduk usia 3-6 tahun PAUD sederjat yang tidak atau belum sekolah sebesar 185.228.

Baca Juga:

Kepala Dinas Pendidikan Riau mengungkapkan bahwa, keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) beberapa waktu lalu pernah mendapatkan penghargaan menjadi Bunda Terbaik Nasional tahun 2017.

"Hal itu karena capaian kinerja PAUD kita tertinggi di Indonesia. Program satu desa satu PAUD sudah hampir msncapai maksimal. Sementara akhir-akhir ini keberadaan PAUD di Provinsi Riau justru menurun," ungkapnya. 

Selain itu, Kamsol menuturkan terkait sekolah marjinal masih ditangani oleh Pemerintah Provinsi Riau. Semestinya sekolah marjinal ini tidak ada lagi dengan semakin berkembangnya wilayah suatu daerah. Karena hal tersebut sudah menjadi tanggungjawab kabupaten/kota.

"Jika siswanya sudah banyak, semestinya sekolah tersebut dijadikan sekolah reguler. Apapun permasalahan atau kendala terhadap penyelenggaraan ini sudah sebaiknya kita duduk bersama," ungkap Kamsol. 

Untuk diketahui berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Riau, kondisi sekolah marjinal (SD) yang masih ditangani Pemerintah Provinsi Riau tahun 2021 yaitu sebanyak 53 sekolah induk, 2030 siswa yang tersebar di 35 kecamatan yang ada di Provinsi Riau. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan
komentar
beritaTerbaru