Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Dana Sertifikasi Dipertanyakan, Kadisdik Meradang

Harijal - Senin, 09 Januari 2017 19:26 WIB
Dana Sertifikasi Dipertanyakan, Kadisdik Meradang
Kadisdik Pekanbaru, Drs H Abdul Jamal MPd

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak 4 ribu lebih guru di kota Pekanbaru hingga kini belum menerima dana sertifikasi triwulan IV tahun 2016. Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru mengaku belum dibayarkannya uang yang berasal dari dana APBN tersebut karena ketiadaan uang.
 
"Kalau ada uang tentu dibayarkan. Administrasinya sudah kami buat. Kalianlah nanya langsung kesana di Badan Kepegawaian dan Keuangan Daerah (BPKD). Disitulah sumbernya, kalau ada uangnya tentu dia bayarkan ke kami. Kami hanya mengusulkan administrasi. Mekanismenya seperti itu," jawab Kepala Disdik Pekanbaru, Drs H Abdul Jamal MPd meradang saat didesak alasan penundaan pembayaran dana sertifikasi guru tersebut, Senin (09/01/2017).
 
Abdul Jamal mengatakan, ada atau tidak adanya uang disana pihaknya tak tahu. Makanya supaya lebih jelas Abdul Jamal kembali menyarankan agar ditanya kesana. Tapi yang jelas tambah dia, jika ada uangnya tentu sudah dibayarkan ke Disdik.
 
Terpisah, Plt Kepala BPKD kota Pekanbaru Alek Kurniawan ketika dikonfirmasi terkait masalah ini belum memberikan konfirmasi. Pesan singkat yang terkirim ke selularnya hingga berita ini ditulis belum ada jawaban.
 
Sebelumnya, dana sertikasi guru triwulan IV tahun 2016 senilai Rp 51 miliar ini sempat memunculkan berbagai praduga. Salah satunya issu bahwa dana tersebut sudah terpakai oleh pihak tertentu, guna kepentingan tertentu pula.
 
Salah seorang guru SD Negeri 167, Raja Seatim MPd saat ditanya mengatakan bisa memaklumi belum dibayarkannya dana sertifikasi. Alasannya karena penjelasan Kepala Disdik Pekanbaru atas ketiadaan uang akibat rasionalisasi anggaran.
 
Namun ketika disebutkan bahwa dana sertifikasi tidak ada kaitannya dengan rasionalisasi anggaran, Raja Seatim mengaku tidak tahu." Kalau itu saya ndak tahu. Yang jelas kata pak Kadis tidak ada uang dan akan dibayarkan secepatnya bila uangnya sudah cair," ucapnya. (rec)

 

Baca Juga:
SHARE:
beritaTerkait
Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan
komentar
beritaTerbaru