Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
YOGYAKARTA - Syaits Asyam (21), mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) tewas karena diduga mengalami penyiksaan saat Diksar Mapala UII di Gunung Lawu.
Syaits Asyam merupakan anak tunggal dan kebanggaan bagi keluarga besarnya. Semasa hidupnya, Asyam memiliki banyak prestasi, bahkan sempat diundang Presiden Joko Widodo ke Istana Negara karena prestasinya itu.
"Dia bukan saja membanggakan bagi keluarganya. Dia juga mengharumkan nama bangsa Indonesia, dia menang medali emas di olimpiade kimia di Belanda," ujar ibu Asyam, Sri Handayani (47) kepada wartawan di kediamannya di Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Senin (23/1/2107).
Baca Juga:
Handayani dan seorang paman Asyam menunjukkan tiga medali emas yang dibalut pigura dan terpajang di kamar Asyam. Tiga medali tersebut yaitu medali emas Bidang Kimia INESPO-2014 di Belanda, medali emas Bidang Kimia Ispro 2014-Jakarta, dan Medali Emas Ispo 2014-Jakarta.
Atas prestasi-prestasinya itu, Asyam diundang ke Istana oleh Presiden Joko Widodo tahun 2014 yang lalu.
Baca Juga:
"Jadi dia diundang ke Jakarta oleh Pak Jokowi sebagai anak yang berprestasi," kata Handayani.
Handayani juga menyampaikan bahwa sejak kecil, dia dan keluarga besarnya mendidik Asyam untuk menjadi anak yang berprestasi dan berkepribadian baik. Bahkan ada butir-butir pribadi Asyam yang juga ditempel di kamarnya.
Tampak selembar kertas bertulis 'Butir-butir Pribadi Asyam' yang terdiri dari disiplin, tertib, jujur, teliti, bersih, rajin, taqwa, punya cita-cita, rapi, bisa dipercaya, ramah, suka menolong, beriman, kerja keras, ikhlas dan tawaqal.
Tak hanya itu, tampak pula piramida Sukses yang juga ditulis Asyam dan ditempel di kamarnya. Di bagian paling bawah, Asyam menulis "Semua start dari bawah, belajar dari nol, dan menempuh waktu ke waktu". Hingga di bagian puncaknya, Asyam menuliskan "S2 di Oxford, membanggakan orang tua, menjadi orang sukses, dan menjadi teladan".
"Asyam memang cita-citanya kuliah lagi di Oxford," tutur Handayani.***
Sumber: detik.com/gonews.com
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan