Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com – Lebih 100 orang guru matematika dan kimia tingkat SMA se-Kota Pekanbaru melaksanakan bedah Ujian Nasional guna mencapai standar kompetensi kelulusan (SKL) yang dilaksanakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) matematika dan MGMP kimia bekerja sama dengan Penerbit Yrama Widya dan Srikandi Empat Widya Utama (Sewu).
Pelaksanaan bedah UN ini dilaksanakan di aula SMAN 8 Pekanbaru, Selasa (7/2/17) yang dibuka Kabid SMA Dinas Pendidikan Riau Yefri Nerwin, SSi menghadirkan narasumber dari Bandung yakni Haris Wartoni untuk mata pelajaran kimia dan Wuwah Sembiring untuk matapelajaran matematika. Kedua narasumber ini merupakan penulis buku di Yrama Widya.
Hadir pada kesempatan itu Drs Taswa (Koordinator penerbit Yrama Widya), Penanggungjawab MGNP matematika Erdani, S.Pd, MM, Koordinator Pengawas Riau Drs Joyosman, M.Pd, Ketua MGNP Matematika Amri, M.Pd, para kepala sekolah dan guru-guru bidang studi atematika dan kimia.
Baca Juga:
Kabid SMA Dinas Pendidikan Riau Yefri Nerwin, SSi didampingi Ketua MGNP Matematika SMA Amri MPd kepada wartawan menjelaskan, dilakukannya bedah UN untuk bidang studi matematika dan kimia ini dikarenakan UN merupakan irisan dari kurikulum 2006 (KTSP) dengan kurikulum 2013. Dengan demikian, akan terdapat materi-materi yang sedikit banyak berbeda dengan materi-materi pada soal UN pada tahun sebelumnya. SKL (kisi-kisi) yang dikeluarkan pemerintah merupakan dasar utama di dalam pelatihan-pelatihan UN yang perlu diberikan kepada para siswa.
‘’Diharapkan dengan adanya bedah UN ini para guru dapat memahami karakteristik kisi-kisi UN matematika dan kimia, menganalisis materi-materi pokok UN, menganalisis contoh-contoh soal UN, memprediksi soal-soal UN, menemukan problematika soal UN SMA dan mencari trik-trik jitu pemecahan soal. Jika guru sudah memahami hal ini tentunya tidak akan sulit mengajarkannya kepada siswa dan kita harapkan nilai siswa bias meningkat,’’ ujar Yefri.
Baca Juga:
sumber: riaupos.co
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri