Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com – Lebih 100 orang guru matematika dan kimia tingkat SMA se-Kota Pekanbaru melaksanakan bedah Ujian Nasional guna mencapai standar kompetensi kelulusan (SKL) yang dilaksanakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) matematika dan MGMP kimia bekerja sama dengan Penerbit Yrama Widya dan Srikandi Empat Widya Utama (Sewu).
Pelaksanaan bedah UN ini dilaksanakan di aula SMAN 8 Pekanbaru, Selasa (7/2/17) yang dibuka Kabid SMA Dinas Pendidikan Riau Yefri Nerwin, SSi menghadirkan narasumber dari Bandung yakni Haris Wartoni untuk mata pelajaran kimia dan Wuwah Sembiring untuk matapelajaran matematika. Kedua narasumber ini merupakan penulis buku di Yrama Widya.
Hadir pada kesempatan itu Drs Taswa (Koordinator penerbit Yrama Widya), Penanggungjawab MGNP matematika Erdani, S.Pd, MM, Koordinator Pengawas Riau Drs Joyosman, M.Pd, Ketua MGNP Matematika Amri, M.Pd, para kepala sekolah dan guru-guru bidang studi atematika dan kimia.
Baca Juga:
Kabid SMA Dinas Pendidikan Riau Yefri Nerwin, SSi didampingi Ketua MGNP Matematika SMA Amri MPd kepada wartawan menjelaskan, dilakukannya bedah UN untuk bidang studi matematika dan kimia ini dikarenakan UN merupakan irisan dari kurikulum 2006 (KTSP) dengan kurikulum 2013. Dengan demikian, akan terdapat materi-materi yang sedikit banyak berbeda dengan materi-materi pada soal UN pada tahun sebelumnya. SKL (kisi-kisi) yang dikeluarkan pemerintah merupakan dasar utama di dalam pelatihan-pelatihan UN yang perlu diberikan kepada para siswa.
‘’Diharapkan dengan adanya bedah UN ini para guru dapat memahami karakteristik kisi-kisi UN matematika dan kimia, menganalisis materi-materi pokok UN, menganalisis contoh-contoh soal UN, memprediksi soal-soal UN, menemukan problematika soal UN SMA dan mencari trik-trik jitu pemecahan soal. Jika guru sudah memahami hal ini tentunya tidak akan sulit mengajarkannya kepada siswa dan kita harapkan nilai siswa bias meningkat,’’ ujar Yefri.
Baca Juga:
sumber: riaupos.co
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan