Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak 262 siswa SMP Negeri 15 Pekanbaru akan mengikuti Ujian Sekolah (US) mulai Senin hingga Kamis (10 s/d 13 April, red) pekan depan. US yang berlangsung selama 4 hari itu mengujikan 7 bidang study.
“Hari pertama US bidang study Bahasa Indonesia dan Seni Budaya. Hari kedua Bahasa Inggris dan Budaya Melayu. Hari ketiga Matematika dan Komputer. Sedangkan hari terakhir bidang study IPA,” ujar Kepala SMPN 15, Inong Roni SPd saat dikonfirmasi, Sabtu (8/4/17).
Dikatakan usai siswa mengikuti US, pekan berikutnya yakni Senin 17 hingga 20 April siswa mengikuti USBN.
Baca Juga:
Inong Roni mengaku, kendati persiapan jelang US maupun USBN sudah dilakukan pihaknya, namun ia pesimis siswanya bisa lulus 100 persen. Pasalnya, ada diantara siswanya yang terlibat kenakalan remaja.
Soal ini kata Inong Roni, pihaknya mengalami dilematis. Disatu sisi siswa tersebut masih tergolong usia Wajib belajar (Wajar) 9 tahun. Disisi lain hasil konsultasi dengan instasi tertentu menyebutkan bahwa siswa dimaksud mengalami kelainan jiwa, ujar dia tanpa mau menyebut identitas anak didiknya itu.
Baca Juga:
Ia mengatakan kendati perilaku siswanya itu sudah sangat meresahkan, namun Inong Roni tetap meminta para gurunya tetap bersabar dalam mendidik siswa. Ia pun sungguh menyayangkan peran orangtua siswa tersebut dalam mendidik anak diluar sekolah.
Selain masalah kenakalan, Inong Roni juga dinilai berbeda dengan Kepala kepala sekolah sebelumnya. Dimana selama jam belajar siswa tak diperbolehkan keluar. Kondisi ini membuat salah seorang pedagang diluar pagar sekolah mengaku kecewa karena jualannya tak laku.
“Ibu Kepsek yang satu ini beda betul dengan 7 Kepala sekolah yang pernah bertugas di SMPN 15. Dia tak membolehkan siswa keluar pagar pada jam istrahat. Apa salahnya kalau dibolehkan setengah jam saja, toh juga tetap kembali ke kelas saat jam belajar,” ujar pedagang tersebut yang juga mantan Satpam SMPN 15. (fin)
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa