Selasa, 28 April 2026 WIB

Disaksikan Para Atlet SOIna, Wagubri Semringah Bermain Bocce

Harijal - Jumat, 08 Oktober 2021 15:43 WIB
Disaksikan Para Atlet SOIna, Wagubri Semringah Bermain Bocce
Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution ketika bermain Bocce, di Hotel Prime Park Pekanbaru, Jumat (9/10/2021).

PEKANBARU - Disaksikan  ratusan atlet penyandang disabilitas intelektual dibawah asuhan Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Riau, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution bermain Bocce. 

Bocce dimainkan Wagubri usai meresmikan pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke-6 Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Riau tahun 2021 di Hotel Prime Park Pekanbaru, Jumat (9/10/2021). 

Sembari dikelilingi para atlet, pelatih, hingga pejabat terkait, terlihat Edy Nasution bermain dengan penuh semangat dan penuh karisma. 

Baca Juga:

Olahraga Bocce adalah salah satu olahraga khusus penyandang tunagrahita yang juga akan dipertandingkan dalam Porda ke-6 SOIna Riau tahun 2021 yang berlangsung pada tanggal 7-10 Oktober 2021. 

Bocce adalah olahraga rekreasi yang dimainkan dua regu dengan tiga hingga empat orang anggota. Pada permainan ini, terdapat tiga jenis bola yang berukuran kecil, sedang dan besar dengan warna-warni. 

Baca Juga:

Wagubri tampil semringah, ketika regu pertama melemparkan bola. Kemudian, disusul oleh regu kedua yang juga dimainkan Ketua TP PKK Provinsi Riau, Misnarni Syamsuar. Sorak semarai diiringi tepuk tangan  disabilitas intelektual, menyemangati jalannya permainan. 

Terlihat juga semburat kegembiraan terpancar dari wajah-wajah para atlet yang  berkumpul, ketika menyaksikan langsung Wakil Gubernur Riau bermain olahraga Bocce.

Edy Nasution usai bermain Bocce mengatakan, bahwa ia yakin para orang tua atlet merasa sangat senang dan bahagia. Lantaran moment seperti itu jarang bisa dirasakan anak-anak mereka. khususnya para atlet penyandang disabilitas intelektual. 

"Tadi terpancar dari wajah-wajah mereka ketika poto bersama dan bermain bersama. Sebenarnya mereka sangat mengharapkan kondisi-kondisi seperti itu," jelas Wagubri. 

Sesuai dengan janji atlet "biarkan kami menang, tetapi jika kami tidak menang berilah kami keberanian untuk mencobanya". Menurut Wagubri, adalah sebuah prinsip yang diutamakan dalam SOIna. Sehingga para atletnya merasakan kebahagiaan dan kesempatan yang sama dengan atlet normal lainnya. 

"Bukan kemenang utama yang menjadi prinsip bagi mereka, tetapi memberikan kesempatan mereka untuk tampil itulah yang menjadi penting," imbuhnya. 

"Dengan begitu, mereka merasa bisa menjadi orang yang berguna ditengah-tengah masyarakat," tambahnya. 

Lebih jauh, pertandingan beberapa cabang olahraga yang dilaksanakan dalam Porda ke-6 SOIna. Satu diantaranya cabang olahraga Bocce, menurut Wagubri adalah kegiatan yang sangat besar manfaatnya bagi para penyandang tunagrahita. 

"Kita berharap kegiatan seperti ini dapat pula memotivasi anak-anak penyandang tunagrahita lainnya dalam menjalani kehidupan," harapnya. 

Sejatinya, kata Wagubri didalam diri penyandang tunagrahita juga tersimpan potensi yang cukup besar. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
komentar
beritaTerbaru