Senin, 27 April 2026 WIB

Demo Rempang Galang di BP Batam Berujung Rusuh, 22 Petugas Terluka 44 Pengunjuk Rasa Ditangkap

Harijal - Selasa, 12 September 2023 09:29 WIB
Demo Rempang Galang di BP Batam Berujung Rusuh, 22 Petugas Terluka 44 Pengunjuk Rasa Ditangkap
Salah seorang anggota polisi yang menjadi korban para pengunjuk rasa. Ada 22 korban luka dari pihak petugas. Sebanyak 44 orang ditangkap (Foto: Batamnews)

BATAM - Aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di Kantor Badan Pelabuhan Batam (BP Batam), Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, pada Senin, 11 September 2023, berakhir dengan penangkapan 44 orang oleh pihak kepolisian. Aksi tersebut awalnya berlangsung damai sebelum berubah menjadi kerusuhan yang mengakibatkan bentrok dengan aparat keamanan.

Puluhan pengunjuk rasa yang memprotes rencana relokasi 16 Kampung Tua di Rempang, Galang, Batam, mulai melempari petugas dengan batu, kayu, dan benda-benda berbahaya lainnya. Kepolisian mencurigai sebagian dari mereka sebagai provokator yang memicu kekacauan tersebut.

Menurut Kapolresta Barelang Batam, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto, sebanyak 28 orang diamankan oleh Polresta Barelang Batam, sementara 15 orang lainnya diamankan oleh Polda Kepri.

Baca Juga:

Setelah penangkapan, polisi melakukan tes urine terhadap mereka, dan lima orang di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba. Kelima pelaku yang terbukti mengonsumsi narkoba tersebut adalah yang terindikasi menggunakan ganja dan sabu.

Kerusuhan ini dipicu oleh penolakan rencana relokasi yang terkait dengan masuknya investor besar asal Tiongkok, Xinyi Group, yang akan menginvestasikan sekitar Rp 172 triliun. Selain itu, lahan di Rempang Galang telah dikuasai oleh PT Makmur Elok Graha (MEG), perusahaan milik Tomy Winata, dengan pengaruhnya mencapai sekitar 17 ribu hektare di kawasan tersebut.

Baca Juga:

Untuk mengatasi situasi tersebut, Kapolresta Barelang mengungkapkan bahwa sekitar 1.100 personel dari Polda Kepri dan Polresta Barelang dikerahkan. Para pengunjuk rasa menyampaikan pesan penting agar relokasi 16 Kampung Tua di Rempang Galang tidak dilanjutkan kepada Kepala BP Batam, namun upaya untuk berdiskusi ditolak oleh para perwakilan pengunjuk rasa.

Kepala BP Batam, Rudi, sempat mencoba berdialog dengan massa aksi untuk membawa pesan mereka ke pemerintah pusat, tetapi usahanya ditolak dengan tegas.

Selama bentrokan tersebut, sekitar 22 personel mengalami luka-luka, terdiri dari 17 anggota Polri, 3 anggota Satpol PP, dan 2 anggota BP Batam. Beberapa di antara mereka harus menjalani perawatan medis, termasuk satu orang yang menjalani operasi akibat luka akibat lemparan dari para pelaku.

Dengan penangkapan 44 orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan ini dan hasil tes urine yang menunjukkan adanya penggunaan narkoba, pihak berwenang akan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap mereka.

Kapolresta Barelang menegaskan pentingnya berdemonstrasi dengan damai dan tidak melakukan tindakan anarkis, serta mengingatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Batam.

(sumber)

SHARE:
beritaTerkait
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030
komentar
beritaTerbaru