Sabtu, 11 Juli 2026 WIB

Warga Terlibat Bentrok Berdarah dengan Pengamanan PT. UTS

Redaksi - Selasa, 21 Oktober 2025 13:50 WIB
Warga Terlibat Bentrok Berdarah dengan Pengamanan PT. UTS
Tangkapan layar video bentrokan berdarah antara warga dengan pihak pengamanan perusahaan.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comROHIL - Bentrokan berdarah terjadi antara warga dengan pihak PT. Ujung Tanjung Sejahtera (UTS) di Desa Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Senin siang (20/10/2025). Sejumlah orang terluka akibat senjata tajam.

Bentrokan terjadi setelah sejumlah warga kembali memasuki lahan perusahaan untuk memanen buah kelapa sawit. Konflik antara kedua pihak ini telah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir.

Beberapa kali upaya mediasi telah dilakukan, bahkan sempat difasilitasi oleh aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Namun, belum ada titik temu, terutama terkait tuntutan warga agar bisa dipekerjakan di perusahaan tersebut.

Puncaknya, pada Senin siang sekelompok warga kembali masuk ke area perkebunan PT UTS. Petugas keamanan perusahaan yang berjaga mencoba menghentikan aksi tersebut. Adu mulut pun terjadi dan berujung bentrok fisik antara warga dan petugas keamanan.

Baca Juga:

Akibat insiden itu, tujuh orang dilaporkan luka-luka dua dari pihak perusahaan dan lima dari kelompok masyarakat. Korban dari pihak masyarakat kini dirawat di RS Awal Bros Bagan Batu, sementara korban dari perusahaan telah mendapatkan perawatan medis dan dimintai keterangan oleh Polres Rokan Hilir. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kapolres Rokan Hilir AKBPIsaImam Syahroni membenarkan bentrokan tersebut. Dia memastikan situasi di lokasi kini sudah berangsur kondusif setelah personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan area.

Baca Juga:

"Personel dari Polsek Bagan Sinembah dan Polres Rokan Hilir telah kami turunkan ke lapangan untuk mengamankan lokasi dan mencegah bentrokan susulan. Saat ini kami juga tengah melakukan penyelidikan serta meminta keterangan dari kedua belah pihak," jelas AKBP Isa.

Kapolres meminta seluruh pihak agar tidak bertindak di luar koridor hukum. Semua pihak agar menahan diri dan menyelesaikan persoalan ini secara musyawarah.

"Penegakan hukum akan tetap kami kedepankan secara profesional dan berimbang," tegasnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bersama Polres Rohil berencana memfasilitasi pertemuan lanjutan antara pihak perusahaan dan masyarakat. Pertemuan tersebut akan melibatkan unsur Forkopimcam, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi damai dan berkelanjutan.

"Kami mengutamakan penyelesaian secara damai dan berharap tidak ada pihak yang terprovokasi," tambah AKBP Isa.

Hingga Selasa pagi (21/10/2025), situasi di area perkebunan PT Ujung Tanjung Sejahtera dilaporkan telah berangsur kondusif. Aparat kepolisian berjaga di lokasi guna memastikan keamanan dan mencegah terulangnya insiden serupa.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Soal Alih Status Lahan, Kelompok Tani SKB Nagori Pangean Bakal Gugat PT.RAPP
Kemelut Riau Pos Grup, Rida K Liamsi Mengaku Diperlakukan Tak Adil
Selamatkan Istri dari Serangan Predator, Suami Terjun ke Sungai Tusuk Mata Buaya
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Lakukan Pendampingan Berkelanjutan, 10 Hektare Lahan Jagung Telah Tertanam Bersama Kelompok Tani
Tingkatkan Produksi dan Perluasan Lahan Jagung di Kandis, Langkah Nyata SDM Polda Riau Dukung Program Nasional
Audiensi dengan Pj Gubernur, PT. Agrinas Komitmen Serap Naker Lokal di Riau
komentar
beritaTerbaru