LRB Muhammadiyah Riau Kenalkan Peran dan Gerakan Kemanusiaan kepada Mahasiswa Baru UMRI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
Hingga hari ke-12 sejak banjir melanda, belum ada satu pun pejabat menteri dari Kabinet Merah Putih yang datang ke daerah tersebut.
Banjir parah, korban meninggal terus bertambah.
Banjir yang melanda Aceh Utara telah menewaskan 121 orang dan 109 orang lainnya dilaporkan hilang per Rabu (3/12/2025) pukul 12.00 WIB.
Baca Juga:
"Kami mohon pusat dan seluruh rakyat Indonesia bantu Aceh Utara. Pusat selain Basarnas belum hadir ke Aceh Utara. Rakyat sayakelaparan, jenazah rakyatsaya belum diambil, tolong dibantu," ujar Bupati Ismail dengan nada emosional.
Ia menyatakan bahwa ia tidak mengerti mengapa belum ada pejabat pusat yang datang untuk melihat kondisi di lapangan.
Baca Juga:
"Apakah pejabat pusat tidak tahu? Lalu ada pejabat pusat yang menyatakan banjir tidak parah. Saya emosional, tolong bantu kami. Jangan biarkan rakyat kami mati kelaparan," ungkapnya.
Keterbatasan dana dan infrastruktur
Ismail juga menekankan bahwa dana darurat yang tersedia sangat terbatas dan telah habis digunakan untuk membeli bahan bantuan.
"Rakyat saya tinggal baju di badan. Mereka kehilangan rumah, harta, dan benda. Sekarang sudah bertambah sakit-sakitan. Saya sudah kerahkan semua kekuatan daerah, namun tidak mampu menjangkau seluasnya wilayah ini," tambahnya.
Banjir di Aceh Utara dimulai pada 22 November 2025, dengan beberapa titik masih terisolasi dan sulit dijangkau hingga kini. Sementara itu, banjir di kabupaten lainnya baru terjadi pada 26 November 2025.
Permintaan bantuan helikopter untuk distribusi bantuan
Bupati Aceh Utara mengungkapkan bahwa ia telah meminta bantuan helikopter untuk mendistribusikan bantuan ke daerah pedalaman. Namun, hingga Rabu (3/12/2025), permintaan tersebut belum terealisasi.
"Saya minta helikopter, buat distribusi bantuan ke pedalaman, ke pelosok Langkahan dan daerah lainnya. Tidak ada juga. Hari ini katanya akan ada distribusi lewat helikopter ke Langkahan," kata Ismail, yang akrab disapa Ayahwa, dalam evaluasi penanganan banjir Aceh Utara.
Distribusi bantuan dengan helikopter
Koordinator BNPB untuk Kabupaten Aceh Utara, Robi, memastikan bahwa distribusi bantuan menggunakan helikopter sudah masuk dalam agenda operasi.
"Hari ini sudah terjadwal dalam operasi BNPB dari Banda Aceh. Untuk Aceh Utara ada dua titik distribusi bantuan. Soal jadwal disesuaikan dengan rute helikopter," jelas Robi.
Diberitakan sebelumnya, bantuan presiden untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera sudah dilakukan sejak Senin (1/12/2025).
Bantuan tersebut dilepas Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Menteri Transmigrasi (Menstrans) M Iftitah Sulaiman Suryanegara di Pelabuhan Belawan Medan, Sumut, Senin.
Bantuan terdiri dari 40 ton beras dari Kementrans, dan 10 ton dari Kemensos.
Bantuan presiden untuk korban bencana banjir Sumatera
Sehari sebelumnya, AHY dan Mentrans juga melepas bantuan presiden sebanyak 1 ton yang didistribusikan menggunakan helicopter TNI Cracal ke Kawasan transmigrasi Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah.
Presiden Prabowo sendiri juga sudah menyambangi lokasi banjir di Aceh, usai meninjau banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025) pagi.
Berdasarkan tayangan KompasTV, Prabwo bertolak ke wilayah tersebut dari Bandara Sisimangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.
"Saya ke Aceh, ke Medan, dan ke Aceh," kata Prabowo dalam pernyataannya usai meninjau Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menuju ke Aceh, dikutip dari siaran Kompas TV, Senin (1/12/2025).
Dalam kunjungannya ke Tapteng, Prabowo memastikan akan mengirimkan bahan bakar minyak (BBM) ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.
Sejumlah layanan imbuhnya juga akan dipulihkan perlahan-lahan, termasuk listrik.
"Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting. Listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya. Ada berapa desa yang terisolasi, Insha Allah bisa kita tembus," ucap dia, dilansir Kompas.com, Senin.(SUMBER)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau memberikan sosialisasi mengenai peran, fungsi, dan gerakan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Joh
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR3604 untuk m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (11/9), mengatakan Eropa telah mendorong negaranegaranya menuju perang denga
Peristiwa
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau mengawali kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Sema
Budaya
kabarmelayu.com,ROHUL Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Des
Hukrim
Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak
Pemerintahan
Antisipasi Narkoba, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 17 Pengunjung Tes Urine
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperole
Hukrim