Dua Hari Dirawat, Nelayan Rohil yang Diterkam Buaya Meninggal Dunia
kabarmelayu.com,ROHIL Seorang nelayan Dusun Harapan Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), akhirnya menghembuskan nafas
Peristiwa
Kejadian bermula ketika korban tengah mencari nafkah di sungai pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang beraktivitas memasang bubu jaring ikan di perairan sedalam pinggang orang dewasa. Tanpa disadari, si raja sungai telah mengintai pergerakan korban dari dalam air.
Tanpa diduga, buaya tersebut langsung menerkam dan menyeret tubuh Abdul Aziz ke area sungai dalam. Korban sempat memberikan perlawanan melepaskan diri dari gigitan kuat reptil ganas tersebut.
Baca Juga:
Mendengar suara korban, sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergegas ke sungai. Menggunakan peralatan seadanya, kerumunan massa bergotong royong menghalau dan memukul mundur hewan liar tersebut agar melepaskan tubuh korban.
Sang predator pun melepas gigitannya dan meninggalkan kornan menjauh ke tengah sungai.
Baca Juga:
Meski berhasil selamat dari maut, Abdul Aziz menderita luka robek serius di bagian punggung serta mengalami patah tulang. Atas kondisi itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
Dua hari bertahan, nyawa korban akhirnya tak dapat diselamatkan.
Adik korban, Fendi mengonfirmasi Kabar duka tersebut, Jumat (10/7/2026). Pihak keluarga merasakan rasa duka mendalam atas kepergian tulang punggung keluarga itu.
"Abang saya, Abdul Aziz, telah meninggal dunia setelah sempat dievakuasi dan dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif di RS Awal Bros Bagan Batu," ungkap Fendi.
Pihak keluarga berterima kasih kepada para tetangga dan tim medis yang telah berupaya maksimal membantu korban sejak awal evakuasi.
Merespons rentetan tragedi konflik satwa dan manusia yang kembali menelan korban jiwa ini, Polres Rokan Hilir segera mengambil langkah antisipasi sosial di lapangan. Pihak kepolisian bersinergi dengan aparat kecamatan setempat untuk memperluas jangkauan sosialisasi keselamatan.
Kepolisian mengimbau kepada seluruh nelayan tradisional yang kerap beraktivitas menangkap ikan di sepanjang perairan Sungai Rokan dan anak sungainya, agar meningkatkan kewaspadaan.
Diakui, sepanjang aliran sngai Rokan memang memiliki populasi buaya yang cukup banyak.,
kabarmelayu.com,ROHIL Seorang nelayan Dusun Harapan Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), akhirnya menghembuskan nafas
Peristiwa
kabarmelayu.com,KUANSING Konflik lahan antara kelompok tani Sakato Basamo (SKB) Nagori Pangean dengan PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAP
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menangani kasus diare yang menimpa warga di Jalan Pantau RT 0
Kesehatan
Djamari Chaniago Pemerintah Dukung Penuh Penegakan Hukum Tanpa Intervensi
TNI/Polri
kabarmelayu.com Komitmen Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan me
Lingkungan
Kemnaker Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP untuk Jadi Mitra MagangHub
Ekbis
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026. Ke
Article
kabarmelayu.com,PELALAWAN Peristiwa tragis terjadi di Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Seorang anak perempuan ber
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT memimpin Rapat Penguatan Bimbingan Teknis Peninjauan Ulang Verifik
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seekor buaya diperkirakan berukuran tiga meter lebih muncul di sekitaran Pos Polisi Perairan dan Udara (Polairud
Peristiwa