Senin, 04 Mei 2026 WIB

Tanpa Sengaja Gali Pasir, Warga Rohil Temukan Puluhan Benda Kuno Kilau Emas

Harijal - Rabu, 12 Oktober 2016 20:20 WIB
Tanpa Sengaja Gali Pasir, Warga Rohil Temukan Puluhan Benda Kuno Kilau Emas
(Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Benda-benda kuno berkilau emas yang ditemukan Andi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Seorang pria di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau bernama Andi (Identitas disamarkan, red), secara tak sengaja menemukan benda-benda tak lazim yang diduga berasal dari peradaban ratusan tahun silam.

Ia menemukannya tanpa sengaja ketika sedang menggali pasir, yang biasanya jadi mata pencarian warga setempat, dimana nanti dijual untuk bahan bangunan. Benda-benda itu tertimbun didalam tanah dengan kedalaman empat meter.

Barang antik ini diantaranya keris kuno, gelang berkepala naga, benda mirip emas batangan, koin, balpoin berisi keris, serta peti berukir tulisan arab, lengkap dengan naga yang sedang berlikuk. Semua benda tersebut berwarna emas, dengan jumlah 12 buah.

Baca Juga:

Andi juga menemukan benda mirip Semar Mesem (Keris sakti, red) berkepala ular. Lalu juga ada telur yang ruasnya berukir tulisan arab. Semuanya ditemukan dengan kondisi yang masih utuh dan juga berwana kuning emas.

Ia menceritakan kepada wartawan, lokasi penggalian tempat ditemukannya benda kuno ini dikenal masyarakat sekitar cukup mistis dan masih kental dengan hal gaib. Selain itu tak jarang ada penampakan-penampakan misterius.

Baca Juga:

"Itu kan lokasi penggalian pasir. Saya ikut kerja sampingan setiap akhir pekan di sana. Nah menurut cerita, sering orang melihat penampakan seperti cahaya berputar-putar," ungkap Andi sambil menunjukkan puluhan benda kuno tersebut.

Bahkan lagi, penjaga mesin galian disitu juga tak banyak yang bertahan (kerja, red) lantaran takut. "Sudah ada sekitar 15 kali berganti penjaga mesinnya. Orang itu takut. Ada juga yang kabur gitu saja tanpa pamit. Barang-barang ditinggalkan," bebernya.

Yang bikin lebih bergidik, yaitu kejadian diluar logika pada saat area tersebut pertama kali dibuka. "Dulu pas dibuka areanya kan pakai alat berat, pas disebuah pohon Kayu Arang, itu alat beratnya rusak. Memang katanya disana angker," kisah Andi.

Saking takutnya, Andi bahkan tak berani mempublishkan temuan puluhan benda kuno ini. "Sudah lama ini disimpan, sejak pertama kali ditemukan dulu, sekitar 2013, baru sekarang berani kasih lihat," jawabnya.

"Awalnya keluarga memperingatkan agar jangan sembarangan dipamerkan. Takut ada apa-apa, makanya nggak berani. Baru sekarang saya mau menunjukkannya," tukas lelaki yang sudah beristri tersebut.

(goriau.com)    

 

SHARE:
beritaTerkait
PKS Kampar Gelar Konsolidasi, Perkuat Solidaritas dan Sinergi Struktur
Hardiknas 2026, Wako Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Majukan Dunia Pendidikan
Bupati Herman Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2026
Selain Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya
Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis, Polisi Ungkap Motif Kematian Lansia yang Viral di Pekanbaru
Hardiknas 2026, Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya Tekankan 3M untuk Kemajuan Pendidikan
komentar
beritaTerbaru