Senin, 15 Juni 2026 WIB

Ketua Baznas Kampar Tinjau Pelatihan Menjahit dan RTMPE

Harijal - Jumat, 04 November 2016 22:25 WIB
Ketua Baznas Kampar Tinjau Pelatihan Menjahit dan RTMPE
riauterkini.com
Ketua Baznas Kampar Tinjau Pelatihan Menjahit dan RTMPE

SIAKHULU. kabarmelayu.com - Kegiatan Pelatihan yang diprogramkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar merupakan upaya kreatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oeh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) )Daerah Kabuoaten Kampar H. Basri Rasyid saat melakukan peninjauan pelatihan jahit menjahit dan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kamis (3/11/16).

‪Basri Rasyid yang dampingi salah seorang wakil Ketua Barnas Kampar sangat terkesan dengan apa yang telah diajarkan oleh para instruktur pelatihan sehingga dapat menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.‬

Baca Juga:

‪"ini upaya yang sangat kreatif sehingga apa yang tidak bermanfaat dan belum terfikirkan orang dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi" kata Basri Rasyid yang menambahkan ini perlu di kembangkan oleh masyarakat.‬

Sementara itu Bupati Kampar H Jefry Noer dalam peninjauan menyampaikan bahwa melalui pelatihan kita berupaya untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.‬

Baca Juga:

‪"Banyak cara telah kita lakukan bagaimana cara untuk dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, salah satunya dengan mendidik dan melatih masyarakat pada bidang-bidang yang banyak digeluti masyarakat sebagai mata pencaharian sehari-hari,"terangnya.

‪Dengan pemetaan yang telah kita lakukan sebagian besar masyarakat yang melakukan usaha pada bidang pertanian, perikanan maupun peternakan disamping usaha dan profesi lainnya.‬

‪Oleh sebab itu berdasarkan pemetaan tersebut Pemkab Kampar memandang perlu dan sesuai kebutuhan membuat pelatihan yang berbasis pada pertanian secara luas dimana direkrut para petani yang susah dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Kampar.

"Kita berharap mereka ini dapat mengembangkan ilmu yang didapat bisa di kembangkan pula di desanya , dan mereka adalah duta tani bagi desanya." Kata Bupati Kampar sembari melanjutkan penunjukannya ke Kandang sapi yang dapat menghasilkan Pupuk cair dan bio gas tersebut.‬

‪Begitu juga dengan pelatihan jahit menjahit , dikatakan Jefry Noer bahwa kita ingin menjadikan mereka sebagai wanita yang mandiri , selain mendapat ilmu juga dapat meningkatkan ekonomi dari hasil jahit-menjahit mereka.‬

‪Kita mengajarkan mereka bagaimana dapat membentuk kelompok kegiatan jahit menjahit, nanti jika sudah mahir dapat pula kita carikan peluang usaha dengan model into dan plasma.‬

‪Sampai saat ini dari hasil jahitan mereka sudah dapat menghasilkan sampai 2 kita rupiah pernikahannya.

"Inikan sangat luar biasa, dari tidak menghasilkan apa-apa kini sudah bisa menghasilkan uang sebagai tambahan ekonomi keluarga,"ujar Jefry Noer yang dilanjutkan dengan peninjauan ke lahan Bawang sekaligus memanen bawang yang merupakan bagian dari Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi‬.

 

(riauterkini.com)

SHARE:
beritaTerkait
Jangan Percaya Calo SPMB, Masuk Sekolah Harus Sesuai Aturan
Sensus Ekonomi 2026 Riau Dimulai
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan
Polda Riau Bongkar Tiga Kasus Kriminal, Kombes Hasyim Perlihatkan Barang Bukti Ranmor Hasil Kejahatan
Bhabinkamtibmas Lakukan Pemantauan Lahan Ketahanan Pangan Libo Jaya, Buah Jagung Mulai Menguning
Panen Melon di Buantan Besar, Bupati Afni: Bukti nyata Dana Desa Tingkatkan PAD
komentar
beritaTerbaru