Bertarung Demokratis, Dedy Reonaldi Raih Suara Terbanyak Ketua RT 03 RW 12 Rejosari
kabarmelayu.comPEKANBARU Lapangan serba guna Perumahan Utama Rejosari terlihat ramai sejak Ahad pagi. Matahari baru mengeliat menampakkan
Pemerintahan
Pertemuan yang dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil itu awalnya dibuka dengan pemaparan mengenai terbentuknya LAMR dan dasar hukumnya melalui Peraturan Daerah. Datuk Seri juga memperkenalkan jajaran pengurus LAMR yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Dalam pemaparannya, Datuk Seri Taufik menyampaikan banyaknya aduan masyarakat adat terkait kemitraan KSO sawit pasca operasi penertiban oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Baca Juga:
Penertiban yang dilaksanakan berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025 itu, menurut LAMR menyangkut lahan sawit yang berdiri di atas tanah ulayat delapan kelompok masyarakat adat di Riau.
Datuk Seri Taufik menilai, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik, sehingga LAMR harus berkoordinasi dengan Polda Riau untuk menjaga stabilitas daerah.
Baca Juga:
Setelah pembukaan dan pemaparan pihak LAMR, perwakilan Agrinas yang hadir empat orang, dan salah satu staf bernama Manulang menyebutkan bahwa pimpinan Agrinas tidak dapat hadir dalam pertemuan tersebut.
Ketidakhadiran pimpinan perusahaan spontan mendapat respons dari Timbalan DPH LAMR, Datuk H. Tarlaili. Dia menilai Agrinas tidak menghargai masyarakat adat Riau.
Datuk Tarlaili menyatakan bahwa pertemuan tidak akan membuahkan keputusan karena yang hadir hanya staf, bukan pejabat yang memiliki kewenangan.
Datuk Tarlaili juga menilai, sejak awal masuk ke Riau, Agrinas tidak menunjukkan penghargaan kepada masyarakat adat, sehingga masyarakat memilih berjuang dengan cara mereka sendiri.
Sekretaris DPH LAMR, Jonnaidi Dassa, menambahkan bahwa banyak laporan masyarakat adat yang mengaku tanah mereka dicaplok, sehingga penyelesaian harus dihadiri pimpinan yang bisa mengambil keputusan kebijakan.
Ketua BP Sentra Budaya dan Ekraf LAMR, Datuk Firman Edi, turut menyampaikan bahwa dialog semestinya menghasilkan keputusan yang berpihak kepada masyarakat adat yang merasa dirugikan.
"LAMR adalah lembaga yang pertama mendukung Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan. Tapi apa yang diberikan negara terhadap masyarakat adat Riau, kenapa tidak menghargai. Padahal keberpihakan LAMR kepada pemerintah jelas, dan ini semua demi masyarakat adat," ucap Datuk Firman.
Datuk Firman menyayangkan pihak Agrinas yang datang hanya selevel staf. Pertemuan ini menurutnya akan sia-sia, karena tidak akan menghasilkan keputusan atau kebijakan yang berpihak kepada masyarakat adat.
Melihat respon dari pengurus LAMR tersebut, Datuk Seri Taufik yang memimpin pertemuan mengatakan, bahwa Agrinas harus banyak berbenah, persoalan yang dihadapi sangat komplit.
"Pertemuan ini kita tunda dan menunggu pimpinan Agrinas bisa datang," ujar Datuk Seri Taufik.
kabarmelayu.comPEKANBARU Lapangan serba guna Perumahan Utama Rejosari terlihat ramai sejak Ahad pagi. Matahari baru mengeliat menampakkan
Pemerintahan
kabarmelayu.comINHIL Pagi itu, suasana Car Free Day (CFD) di Indragiri Hilir terasa sedikit berbeda. Di tengah hirukpikuk warga yang bero
Pendidikan
kabarmelayu.comJAKARTA Aroma dugaan korupsi besarbesaran kembali menyeruak dari jantung lembaga pemerintah yang baru seumur jagung, Bad
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU PSPS Pekanbaru akan menghadapi laga penentu pada pekan ke25 kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Malam in
Sport
kabarmelayu.comPEKANBARU Ratusan pelayat melepas jenazah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, Zulmansyah
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARUTim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah melompat dari kapal Duma
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau tetap melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meskipun laporan terbaru men
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengingatkan seluruh SMA/SMK negeri dan
Pendidikan
kabarmelayu.comJAKARTA Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat beserta delegasi DPR menghadiri sidang
Parlemen
kabarmelayu.comPEKANBARU Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulman
Sosial