Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
Tampak hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum (Ketum) Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, Ketum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Sekum MKA LAMR Datuk Afrizal Alang, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh pemuda dan wanita Melayu, mahasiswa, para ormas Islam dan ormas Melayu.
"Insyaa Allah, perhelatan ini mendapat berkah. Karena kita bicara soal pemuliaan terhadap mahkluk Allah. Dalam pertemuan ini, LAMR ingin curhat masalah masa depan daerah kita ini, menyusul adanya kabar bahwa Riau adalah salah satu dari 6 daerah istimewa yang diusulkan," ujar Datuk Seri Taufik dalam penyampaiannya.
Baca Juga:
Kabar Riau diusulkan sebagai daerah istimewa ini didapat Datuk Seri Taufik sejak tanggal 27 April 2025 lalu. Sejak itu, LAMR terus menggemakan dengan memberi tahu kepada sejumlah tokoh, termasuk gubernur Riau.
"Soal usulan Riau daerah istimewa, harus kita laksanakan ini," kata Datuk Seri Taufik mengulangi penyampaian Ketua DPRD Riau saat merespon informasi itu.
Baca Juga:
Datuk Sri Taufik mengatakan bahwa ini kerja berat dan besar. Karenanya, perlu kerja sama semua pihak untuk mewujudkan Riau sebagai daerah istimewa. Dia meminta semua pihak mewakafkan diri untuk mewujudkan Daerah Istimewa Riau.
Helat yang dipandu Datuk Afrizal Alang ini diawali sembang dengan mengantar kata setelah 25 tahun Kongres Rakyat Riau hingga ekarang ada kabar menjadikan Riau sebagai daerah istimewa.
Persebatian Kekerabatan Resam Kerajaan Indragiri (PKRKI), Raja Maizir Mit, MBA, pada kesempatan itu mengatakan bahwa sebenarnya jika secara adminiatrasi Riau jadi daerah istimewa sudah terlambat, sebab sejak dari dulu Riau sudah istimewa di mata pemerintah pusat karena potensi alamnya.
Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Fahkrunnas MA Jabar, sepakat bahwa semuanya harus kompak dalam mewujudkan Riau sebagai daerah istimewa. Dijelaskannya, bahwa kabar Riau daerah istimewa ini adalah rentetan perjuangan, dari Kongres Rakyat Riau 1 dan Kongres Rakyat Riau 2.
"Saat itu kita sempat ditawarkan daerah Otonomi Khusus (Otsus) dan sudah kita buat kajian ilmiahnya. Namun Otsus hilang begitu saja dan sekarang muncul Riau sebagai daerah istimewa," ujar Fahkrunnas.
Di akhir sembang yang ditaja LAMR itu, semua pihak yang hadir memberi sumbang pikirnya bahwa semua pihak harus dilibatkan dan harus kompak, jika tidak kesempatan ini hilang begitu saja.
Selain itu, juga diminta dibuat tim khusus Riau istimewa di bawah koordinator LAMR.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Tim Sapu bersih (Saber) harga pangan Dinas Ketahanan Pangan melakukan
Pemerintahan
Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus intimidasi terhadap wartawan pasca terbitnya pemberitaan terkait dugaan markup pengadaan soal Penilaian S
Peristiwa
Hadapi Risiko Pekerjaan Tergeser AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja
Pemerintahan
Polri Hadir di Tengah Petani, Polsek Kandis Pantau Jagung Tumpang Sari Kelompok Tani Ayu Makmur
Lingkungan
Polda Riau Gagalkan Peredaran 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate Senilai Rp9,8 Miliar
Hukrim