Ungkap Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Pelajar SMK di Pekanbaru
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Muhammad Fahri, siswa salah satu SMK di Pekanbaru yang jenaza
Hukrim
Nursahir merupakan buronan dalam kasus korupsi kegiatan peningkatan produksi perikanan Tahun Anggaran 2012, yang mencakup pengadaan dua unit kapal motor 5 GT lengkap serta 30 set alat tangkap ikan (gill net) untuk masyarakat di Desa Panglima Raja dan Desa Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Inhil.
"Penangkapan dilakukan setelah koordinasi intensif antara tim Satgas Intelijen SIRI Kejagung, Kejati Riau, dan Kejari Inhil," ujar Asisten Intelijen Kejati Riau, Sapta Putra, didampingi Kasi Penkum dan Humas Zikrullah dikutip dari nada riau.
Usai ditangkap, Nursahir langsung dibawa ke Kejati Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru guna menjalani sisa hukumannya.
Baca Juga:
Perjalanan kasus ini cukup panjang. Pada tahun 2015, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Pekanbaru menjatuhkan vonis 1 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan kepada Nursahir. Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak puas dengan putusan tersebut dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Riau.
Majelis hakim tingkat banding justru menguatkan putusan sebelumnya. Merasa keadilan belum terpenuhi, JPU melanjutkan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
Baca Juga:
MA mengabulkan kasasi JPU dan menjatuhkan hukuman lebih berat kepada Nursahir, yakni 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Putusan itu tertuang dalam Putusan MA RI Nomor 1900 K/Pid.Sus/2017 tanggal 20 Maret 2018.
Sapta menjelaskan, Nursahir melarikan diri saat proses hukum di pengadilan tingkat pertama. Saat itu, masa penahanannya habis dan ia dibebaskan demi hukum karena tidak ada lagi dasar hukum untuk menahannya.
"Selama tujuh tahun pelarian, Nursahir tidak keluar dari wilayah Riau. Ia berpindah-pindah lokasi, mulai dari Pekanbaru hingga beberapa kabupaten lainnya untuk menghindari penangkapan," jelas Sapta.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Muhammad Fahri, siswa salah satu SMK di Pekanbaru yang jenaza
Hukrim
Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Lima orang Pramuka Penggalang siswa UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, termasuk dalam 32
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di depan Taman Singapur, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026)
Peristiwa
kabarmelayu.com,PELALAWAN Antono (40), seorang petani karet di Labupaten Pelalawan, Riau, dilarikan ke rumah sakit usai diserang seekor b
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui dinas kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus
Kesehatan
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke81
Pendidikan
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Hukrim