Sabtu, 05 September 2026 WIB

Lahan Terbakar di Riau Sudah Mencapai 18.770 Hektare

Redaksi - Sabtu, 05 September 2026 08:18 WIB
Lahan Terbakar di Riau Sudah Mencapai 18.770 Hektare
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau memcatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah terus bertambah.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal mengatakan, berdasarkan laporan harian terdapat penambahan 87,9 hektar lahan terbakar.Terbesar terjadi di Kabupaten Pelalawan, yakni 64,4 hektar. Dengan tambahan tersebut, total luas lahan terbakar di Pelalawan sudah mencapai 6.705,39 hektar.

Kemudian di Indragiri Hilir (Inhil) mengalami penambahan 10,5 hektar, sehingga total luas lahan terbakar mencapai 1.044,52 hektar. Kemudian Indragiri Hulu (Inhu) bertambah 10,5 hektar, dengan total mencapai 615,52 hektar.

Baca Juga:

Penambahan lainnya terjadi di Rokan Hulu (Rohul) mengalami tambahan 0,5 hektar, dengan total luas lahan terbakar mencapai 34,46 hektar. Meranti bertambah 1 hektar total 218,45 hektar, sedangkan Kuantan Singingi (Kuansing) bertambah 1 hektar, total 70,87 hektar.

Untuk wilayah Siak, Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Dumai, Pekanbaru, Kampar dilaporkan nihil penambahan lahan terbakar.

Baca Juga:

"Laporan harian ini terus berubah sesuai situasi lapangan setiap harinya. Dari data kita terima kemarin penambahan lahan terbakar sebanyak 87,9 hektar," kata Edy, Jumat lalu.

Ada pun berdasarkan total luasan lahan terbakar di Riau terhitung 1 Januari 2026 hingga sekarang, Bengkalis masih menjadi daerah dengan luasan terbesar, yakni 8.454,40 hektar. Disusul Pelalawan 6.705,39 hektar, Inhil 1.044,52 hektar, Inhu 615,52 hektar, dan Dumai 556,01 hektar.

Kemudian, Rohil tercatat 452,53 hektar, Siak 373,06 hektar, Kampar 141,66 hektar, Pekanbaru 103,33 hektar, Meranti 218,45 hektar, Kuansing 70,87 hektar, serta Rohul 34,46 hektar. Total lahan terbakar tercatat mencapai 18.770 Hektar.

"Ini data keseluruhan terhitung awal Januari 2026," papar Edy.

Edy Afrizal mengatakan, perkembangan karhutla di setiap daerah terus menjadi perhatian dan penanganan dilakukan sesuai kondisi di lapangan. Baik oleh tim udara mau pun tim darat dari berbagai unsur gabungan TNI, Polri, BPBD Riau, kabupaten/kota, Manggala Agni.

"Kami terus memantau perkembangan karhutla di setiap daerah dan penanganan dilakukan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan," tukasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Naik Signifikan, Jumlah Hotspot Riau Pagi Ini 346, Sumatera Rekor 4.229 Titik
Sempat Padam, Api Karhutla Sungai Beringin Tembilahan Kembali Menyala
Hotspot Riau Melonjak Lagi Pagi ini 234 Titik
706 Warga Pekanbaru Terpapar ISPA Selama Kabut Asap
Hotspot Riau Bertambah Lagi, Sumatera Melonjak 2.396 Titik!
Jikalahari Ungkap 583 Hektare Karhutla Gambut Riau Terjadi di Konsesi Korporasi
komentar
beritaTerbaru