Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Sampah Menumpuk, Sanksi untuk Camat Ditunggu

Harijal - Minggu, 19 Februari 2017 10:47 WIB
Sampah Menumpuk, Sanksi untuk Camat Ditunggu
riaupos.co
SAMPAH: Drainase di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan Panam dipenuhi sampah-sampah plastik, Jumat (17/2/2017).

PEKANBARU - Wajah Kota Pekanbaru masih dihiasi tumpukan sampah. Tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal terus bermunculan di pinggir-pinggir jalan. Sayangnya, solusi konkrit belum didapat.

Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru H Edwar Sanger, SH, M.Si sendiri pernah menegaskan akan memberi sanksi kepada camat yang wilayahnya masih ditemui tumpukan sampah. Lagi-lagi, penerapan sanksi tak kunjung terlihat.

‘’Katanya Pj Wako mau memberikan sanksi tegas kepada para camat yang tidak bisa menciptakan daerahnya bersih dari sampah, begitu juga ke dinas terkait. Namun sepertinya itu hanya kata-kata saja,’’ kata Parhan, warga Perumahan Putri Tujuh, Panam kepada wartawan, Jumat (17/2/17) kemarin.

Baca Juga:

Ia mencontohkan wilayah tempat tinggalnya yang selalu ada tumpukan sampah. Tepatnya di persimpangan  

jalan masuk ke Perumahan Putri Tujuh. Sampah menumpuk setiap hari dan semakin banyak. Padahal lokasi itu bukan TPS.

Baca Juga:

’Pihak kecamatan sepertinya tidak peduli dan hanya membiarkan saja. Jadi jorok! Tapi tidak pernah ada sanksi. Tak ada solusi untuk masalah sampah di kota kita ini,‘’ ujar Parhan kesal.

Menanggapi masalah ini, anggota DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza SH MH mengatakan, sampah memang bukan masalah baru lagi di Pekanbaru. Namun hal itu tidak sepenuhnya ditimpakan kepada pemerintah kota. Masyakarat pun ikut andil untuk bisa menciptakan kota yang bersih.

‘’Kesadaran masyarakat yang kita dituntut untuk bisa membuang sampah di tempat yang sudah disiapkan. Bukan membuang sembarangan,’’ kata Zaidir, kemarin.

Untuk itu, ia menyarankan sudah saatnya pemko menerapkan pemberian sanksi terhadap warga yang sembarangan membuang sampah.

Selain itu, Pj Wako juga diminta mengevaluasi para camat yang terkesan tidak peduli dengan kebersihan di wilayahnya. ‘’Sebelumnya, Pj Wako menyebutkan akan mengevaluasi para camat ketika wilayahnya masih banyak sampah berserakan. Apakah sudah dievaluasi atau belum, kami tidak tahu,’’ katanya.

 


sumber: riaupos.co

 

SHARE:
beritaTerkait
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
komentar
beritaTerbaru