Pemerintah Harus Turun Tangan Selesaikan Kasus Petani Kelapa Inhil dengan PT. IGJA
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion Syamsuddin Rogo, mendesak pemerin
Parlemen
MANUSIA diciptakan dengan sempurna. Mereka dianugrahi akal dan hati yang menjadikannya berbeda dengan makhluk yang lain. Sesungguhnya kondisi hati setiap orang akan berbeda. Akan ada hati yang mengeras seperti batu atau lebih keras lagi dari itu. Sehingga ia jauh dari Allah, dari rahmat dan ketaatan kepada-Nya.
Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras, yang tidak mempan ketika diingatkan dan diberi petuah.
Ada pula hati yang lembut, khusyuk dan tunduk kepada penciptanya, memahami dan mendekat kepada-Nya. Dekat pada rahmat dan ketaatan kepada-Nya. Sehingga pemilik membawa hati yang baik, penuh kasih sayang dan senantiasa muncul kebaikan dari dirinya.
Baca Juga:
Sesungguhnya keras dan lembutnya hati disebabkan oleh beberapa hal yang dilakukan oleh seorang hamba. Di antara penyebab paling besar yang membuat hati menjadi lembut adalah membaca Alquran dan mendengarkannya.
Allah berfriman, “Seseungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” (QS. Qaf: 37)
Baca Juga:
“Maka beri peringatanlah dengan Alquran orang yang takut dengan ancaman-Ku.” (QS. Qaf: 45)
Jelaslah bahwa hati kita akan lembut apabila kita lebih banyak membaca dan mendengarkan Alquran. Ketika hati kita mulai mengeras dan tak dapat menerima nasihat, maka sudah seharusnya kita pertanyakan dalam diri kita, bagaimana hubungan kita dengan Alquran?
Allah telah berfirman,
“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Alquran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah.” (Az-Zumar: 23)
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion Syamsuddin Rogo, mendesak pemerin
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan merata pada Jumat (11/9/2026) dini hari hingga pagi, membantu proses pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (
Lingkungan
kabarmelayu.com, JAKARTA Pertemuan bersejarah yang memperkuat hubungan diplomasi berbasis kemasyarakatan (peopletopeople diplomacy) kemb
Budaya
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau tiba di Kota Semarang, Jawa Tengah, untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur&039an
Muslim
kabarmelayu.com,SEMARANG PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan PSIS Semarang pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Mengik
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah melewati masamasa kritis, dari 400an titik panas (hotspot) sepekan lalu hingga munculnya kabut asap te
Lingkungan
kabarmelayu.com,DEPOK Komisi VII DPR RI mendorong reformasi pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar program pembiayaan tersebut ti
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelompok yang menamakan diri Jaringan Aktivis Penjaga Aset Negara dari Oligarki (JANGAN OLIGARKI) melakukan aksi
Peristiwa
Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut
Hukrim
Potret Personel Polres Pelalawan dan Brimob Padamkan Karhutla, Pisahkan Bongkahan Kayu dari Gambut
Lingkungan