Rabu, 10 Juni 2026 WIB

TKA ‘Bertabur’ di Pekanbaru, Dewan: ‘Ini Tamparan Keras Buat Pemerintah’

Harijal - Rabu, 18 Januari 2017 18:00 WIB
TKA ‘Bertabur’ di Pekanbaru, Dewan: ‘Ini Tamparan Keras Buat Pemerintah’
riaueditor.com
Kantongi Visa Wisata Puluhan TKA China Bekerja di PLTU Pekanbaru

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal berhasil diamankan oleh pihak Dinas tenaga kerja (Disnaker) Riau bersama pihak Imigrasi baru-baru ini.

TKA yang dirazia di proyek nasional pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tenayan Raya Kota Pekanbaru ini, diketahui juga tidak memiliki izin kerja dan tidak memiliki dokumen lengkap, diantaranya yaitu tidak memiliki visa kerja.

Menurut kalangan legislatif di DPRD kota Pekanbaru, peristiwa tersebut merupakan tamparan karas buat pemerintah Kota Pekanbaru yang telah kecolongan dalam mengantisipasi TKA ilegal ini.

Baca Juga:

"Kita sangat sayangkan soal TKA ilegal, kedodoran yang luar biasa, dan ini merupakan tamparan buat Pemko. Meski persoalan TKA ini merupakan kewenangan Pemrov, tapi Pemko dalam hal ini Disnaker tidak bisa lepas tangan dalam persoalan pengawasan, pasalnya kita lihat untuk pengawasan sendiri sangat minim," demikian disampaikan anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain, SE, Rabu (18/1/17)

Menurut  Zulkarnain untuk pintu masuk tenaga kerja asing (TKA) ke Kota Pekanbaru sudah jelas arahnya dari mana, baik dari barat, timur selatan dan utara. "Kita pertanyakan kenapa masih saja kecolongan," jelasnya.

Baca Juga:

Menurut Politisi PPP ini lagi, menjamurnya TKA di Pekanbaru Riau secara umumnya, merupakan buntut dari kurangnya koordinasi, komunikasi oleh pihak-pihak terkait.

"Persoalan ini tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pihak imigrasi, tetapi perlu komunikasi, koordinasi intansi terkait seperti Disnaker Kota dan Disnaker Provinsi agar peristiwa serupa tidak terualang, mereka katanya menggunakan visa wisata untuk bekerja, ini sudah salah, kedepan perlu pengawasan yang lebih, apalagi mereka udah bekerja dan berkeliaran sekian lama di Pekanbaru," ungkapnya. (rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
Agung Nugroho: Kita Dorong Masjid Paripurna Lebih Mandiri
DLHK Inhil Jangan Tunggu Aduan, 40 Dapur MBG Harus Diawasi Ketat
Mediasi Sengketa Informasi Disdik Riau dan Zonny Hundri Capai Kesepakatan
15 Kendaraan Operasional untuk OP Kecamatan, Kinerja Terbaik Dijanjikan Bonus hingga Umrah
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional dan Konsolidasi Pembangunan Riau
komentar
beritaTerbaru