Senin, 20 April 2026 WIB

Pekanbaru dan Siak Siap Kolaborasi Wujudkan PSEL Riau

Redaksi - Senin, 03 November 2025 19:32 WIB
Pekanbaru dan Siak Siap Kolaborasi Wujudkan PSEL Riau
Gubernur Riau, Wali Kota Pekanbaru dan Bupati Siak saat rapat pembahasan pengelolaan sampah melalui PSEL.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru AGung Nugroho dan Bupati SiakAfni Zulkifli siap berkolaborasi untuk mewujudkan PSEL (Pengolahan Sampah Energi Listrik) yang dicanangkan pemerintah pusat.

Pembangunan PSEL merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah secara modern dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan lahan yang memadai untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho usai rapat bersama Gubernur Riau Abdul Wahid Bupati Siak Afni ZUlkifli menuturkan, kolaborasi ini merupakan langkah besar untuk menjawab permasalahan sampah yang selama ini dihadapi kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Baca Juga:

"Terkait yang sudah Pak Gubernur wacanakan dan gagas ini tentu ini adalah ide besar yang harus kita eksekusi bersama-sama. Prinsipnya Pekanbaru setuju dengan adanya kerja sama dengan Danantara," ujar Agung Nugroho.

Ia menambahkan, pembangunan PSEL tidak hanya menjadi solusi bagi Kota Pekanbaru, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara regional. Oleh karena itu pihaknya siap untuk melakukan sinergitas.

Baca Juga:

"Ini bukan hanya menjadi TPA Pekanbaru saja, tetapi sudah menjadi TPA region. Dengan luas lahan yang dipersiapkan sekitar 40 hektare, kami sangat mendukung. Apalagi TPA Pekanbaru sudah mau ditutup, kemudian ini akan menjadi energi yang menghasilkan ke depannya," tambahnya.

Senada, Bupati Siak, Afni Zulkifli menilai PSEL merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen daerah dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Siak terbuka untuk berkolaborasi demi keberhasilan program ini.

"Kota Siak itu kan kota peraih Adipura, tapi sejak pisah kewenangan kementerian ternyata penilaian Adipura itu semakin meningkat. Ini tentu menjadi tantangan baru untuk kota-kota yang memang ingin menunjukkan komitmennya," tuturnya.

Bupati Afni juga menyambut baik langkah cepat pemerintah pusat yang memberikan perhatian terhadap pengelolaan sampah di Riau. Ia terangkan, kondisi di Kabupaten Siak saat ini memiliki dua tempat pengolahan akhir (TPA) utama, yakni di Siak dan Tualang.

Sebelumnya, Gubernur Abdul Wahid menjelaskan, pengelolaan sampah di Riau melalui PSEL akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan daerah sekitar. Ada tiga daerah yang menjadi fokus kerja sama dalam PSEL ini, yakni Pekanbaru, Siak dan Kampar.

Pemprov Riau saat ini mempunyai lahan sekitar 40 hektare yang merupakan aset Pemprov di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kampar.

Terkait pembiayaan, Wahid menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan skema khusus agar pembangunan PSEL tidak membebani keuangan daerah. Melalui Danantara dan BUMN, proyek ini diyakini akan berjalan lancar.

"Skema pembiayaan, pembelian listrik oleh PLN sebesar USD 20 cent/kWh. Pemerintah daerah tidak membayar tipping fee dan jaringan listrik menjadi tanggung jawab PT PLN," terangnya.Ia juga menambahkan bahwa dari sisi kesiapan bahan baku, Riau telah memenuhi persyaratan minimal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurutnya, potensi energi dari sampah di Riau sangat signifikan dan menjadi peluang besar untuk dikembangkan.

Pemerintah daerah dalam PSEL ini wajib menjamin pasokan sampah minimal 1.000 ton/hari. Berdasarkan data, sampah di Kota Pekanbaru mencapai 1.011 ton per hari, Siak 192 ton per hari dan Kampar 350 ton per hari.

"Artinya jika kita berkolaborasi, syarat itu sudah terpenuhi," ujar Gubernur.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pembuang Sampah Liar di Pekanbaru DItangkap, 8 Kendaraan Diamankan
Pemko Pekanbaru akan Wajibkan ASN Kelola Sampah Mandiri
Gebrakan Wako Pekanbaru, Tukar Sampah Jadi Uang
Buang Sampah Sembarangan, Siap-siap Didenda!
Wali Kota Agung Nugroho Siapkan Hadiah Umrah Gratis untuk Lomba LPS Terbaik
Pekanbaru Bebas Sampah, Masyarakat Diminta Dukung LPS
komentar
beritaTerbaru