Sumber Air Pemadaman Karhutla, Plh Bupati Yuliantini Tinjau Normalisasi Parit 18
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini S. Sos, M. Si meninjau pengerjaan normalisasi Pari
Pemerintahan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mencatat sedikitnya enam kabupaten dan kota telah terdampak Karhutla. Sebagian kebakaran berhasil ditangani dengan cepat, meski di beberapa lokasi petugas gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bergerak cepat dengan memproses penetapan status siaga darurat Karhutla tahun 2026. Saat ini, surat keputusan (SK) penetapan status tersebut tengah dalam tahap penyelesaian.
Baca Juga:
"Bengkalis segera menetapkan status siaga darurat Karhutla. SK-nya sedang dalam proses," ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghafur, Senin (2/2/2026).
Jim menjelaskan, hingga saat ini Bengkalis menjadi daerah pertama yang secara resmi memproses penetapan status siaga darurat Karhutla. Sementara kabupaten dan kota lainnya masih dalam tahap pemantauan dan evaluasi kondisi di wilayah masing-masing.
Baca Juga:
Penetapan status siaga darurat di tingkat kabupaten dan kota dinilai sangat strategis. Pasalnya, untuk menetapkan status siaga darurat Karhutla di tingkat provinsi, minimal harus ada tiga daerah yang terlebih dahulu menetapkan status serupa.
"Oleh karena itu, kami terus mendorong daerah-daerah yang rawan atau sudah mengalami Karhutla agar mempertimbangkan penetapan status siaga, terutama jika potensi kebakaran semakin meningkat," jelasnya.
Saat ini, Provinsi Riau sendiri masih berada dalam status bencana hidrometeorologi hingga akhir Februari. Kondisi ini membuat kewaspadaan harus ditingkatkan, mengingat cuaca yang cenderung tidak menentu.
BPBD Riau juga terus menjalin koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca. Pemantauan dilakukan mulai dari potensi hujan hingga perkiraan masuknya musim panas di wilayah Riau.
"Sejak awal Januari, cuaca memang cukup dinamis. Kadang panas, lalu turun hujan lagi. Di Riau ini ada dua periode musim panas, sekarang bisa dibilang masih tahap pemanasan," terang Jim.
Di tengah kondisi tersebut, BPBD Riau mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan Karhutla. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat, diharapkan potensi Karhutla di Riau dapat ditekan sejak dini, sehingga dampak yang lebih luas dapat dicegah.
Warga juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta lebih berhati-hati dalam aktivitas yang berpotensi memicu api.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dan selalu waspada. Hal-hal kecil seperti puntung rokok yang masih menyala harus benar-benar dipastikan padam sebelum dibuang ke lokasi lahan yang mudah terbakar," pesannya.
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini S. Sos, M. Si meninjau pengerjaan normalisasi Pari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo bersama Kepala Kepolis
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasi
Peristiwa
kabarmelayu.com,ROHUL Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Semangat membumikan AlQur&039an mulai menggema di Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru. Untu
Pemerintahan
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan