Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Seyogyanya Kabupaten Kampar mampu lebih cepat memberikan laporan keuangan ini kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, untuk kesekian kalinya Kabupaten Kampar baru bisa melaporkannya pada akhir Bulan Maret ini.
"Hal ini seperti menjadi kebiasaan Kabupaten Kampar, tetapi kami optimis ditahun mendatang Kabupaten Kampar akan berbenah dan berusaha melaporkan laporan ini secepatnya, memang ada beberapa kelemahan kami dalam mempersiapkan laporan ini."
Demikian sambutan Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi pada acara Laporan penyerahan Keuangan Kabupaten Kampar tahun 2016 kepada BPK-RI perwakilan Provinsi Riau yang diterima langsung Kepala BPK-RI perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka digedung BPK RI Pekanbaru, Kamis (30/3/2017).
Baca Juga:
Selain itu Syahrial Abdi juga mengatakan bahwa setelah menyerahkan laporan ini, maka Kabupaten Kampar tinggal menunggu proses selanjutnya yakni menerima tim BPK RI yang akan bekerja di Kabupaten Kampar.
Saat ini Kabupaten Kampar ingin mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik, dan seluruh OPD berusaha untuk komunikatif dalam pelaporan Keuangan, Disadari bahwa masih ada dua SKPD yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda DAN olahraga yang masih belum menemukan cara berkomunikasi dengan BPK-RI perwakilan Provinsi Riau.
Baca Juga:
Sementara itu Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Kampar adalah Kabupaten Kabupaten/Kota yang pertama kalinya melaporkan Laporan keuangan Pemerintah Kabupaten kepada BPK-RI, hal ini tentu saja memiliki nilai tambah atas upaya keseriusan Kabupaten Kampar dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang Baik.
Disamping itu dilihat dari pencapaian dari tahun 2010 Kabupaten Kampar mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian dengan penurunan pengecualian semakin tahun semakin menurun, tinggal pada tahun 2016 ini hanya satu item saja yakni dalam pengelolaan aset Daerah.
Diharapkannya pula Kabupaten Kampar serius mendalami serta menelusuri aset daerah hingga kedepannya Predikat itu tidak lagi melekat dan aset daerah kabupaten kampar dapat teriventarisir dengan baik ujar Hari Purwaka.
Dalam kesempatan tersebut hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Kepala BAPEDA Azwan, serta pejabat terkait lainnya, penyerahan laporan tersebut langsung diterima Kepala BPK-RI perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka dan didampingi beberapa staf BPK-RI. (sy/rec)
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa