Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Beredarnya isu adanya pungutan liar di beberapa sekolah negeri di Provinsi Riau mendapatkan tanggapan serius dari anggota komisi E DPRD Riau Markarius Anwar. Menurutnya, jika warga menemukan adanya indikasi pungutan liar (pungli) yang dilakukan sekolah dalam bentuk apapun, diharapkan segera melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib. Pasalnya, Presiden RI Joko Widodo pun sudah menginstruksikan mengenai pemberantasan korupsi di semua lini.
Dikatakannya, untuk anggaran sekolah tersebut sudah dianggarkan oleh pemerintah provinsi. Jadi, lanjutnya, sangat disayangkan bila pungutan liar di beberapa sekolah negeri yang ada di Provinsi Riau ini masih saja terjadi.
"Kalau ada pungli laporkan saja sehingga tidak ada lagi ketakutan orangtua karena ada anggaran dari Pemprov Riau untuk itu. Anggaran itu cukup besar dan bisa dimaksimalkan dana itu. Jadi, sangat kami sayangkan kalau ada pungutan liar dari sekolah negeri, khususnya," kata Markarius Anwar.
Baca Juga:
Lebih lanjut dikatakannya, terkait pungli tersebut, pihaknya juga sudah mendapatkan laporan. Namun, pihaknya masih belum bisa memastikan hal itu karena setiap kali dilakukan pengecekan ke lapangan, pihaknya belum mendapatkan bukti terkait hal tersebut.
"Makanya, kami minta kalau orangtua takut melaporkann, nanti akan kami tutupi nama pelapor. Jadi, mereka tidak perlu takut, jadi bisa kami mengusutnya," lanjutnya.
Baca Juga:
Menurutnya, pungutan tersebut diadakan karena adanya kekurangan dana sekolah untuk menggaji para tenaga guru honor daerah. Hal itu lantaran guru komite tidak mendapat dana dari provinsi dan dana komite itu sendiri diperbolehkan untuk membayar guru honor.
"Mereka boleh menggaji guru honorer dari dana komite. Namun, ada besaran yang mengikatnya dan tidak bisa dengan memungut di luar kewenangan siswa," tuturnya.
(riaupos.co)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan