Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Abdul Jamal: Guru Tidak Diperkenankan Lakukan Pungutan Kepada Peserta Didik

Harijal - Jumat, 06 Januari 2017 20:47 WIB
Abdul Jamal: Guru Tidak Diperkenankan Lakukan Pungutan Kepada Peserta Didik
fin/riaueditor.com
Kadisdik Pekanbaru menyerahkan dokumen serahterima jabatan kepada Kabid SMP, Drs Muzailis ,MM.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dengan dalih apapun, guru tidak diperkenankan melakukan pungutan apapun kepada peserta didik. Bilamana tetap membandel, guru yang melakukan pungutan tersebut akan dievaluasi.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Pekanbaru Drs Abdul Jamal, M.Pd pada acara serah terima pejabat eselon III dan IV di aula Disdik Pekanbaru, Jumat (6/1/2017).

Serah terima jabatan yang dihadiri ratusan pegawai seperti Kepala SD dan Pengawas itu, digelar sebagai tindaklanjut atas pelantikan pejabat eselon II, III dan IV oleh Plt Walikota Pekanbaru, Edward Sanger pada Selasa 3 Januari kemarin.

Baca Juga:

“Masalah sarana dan prasarana di sekolah biar Disdik yang memikirkan. Sedangkan guru fokus saja mengajar dan mendidik sesuai tugas yang diemban. Jangan pula karena kekurangan ruang belajar atau meja kursi misalnya, lantas sekolah memungut dana dari peserta didik. Nah, kalau itu terjadi siap-siap berhadapan dengan Saber Pungli (sapu bersih pungutan liar). Saya bukan menakut-nakuti ya bapa ibu,” ucap Jamal.

Ia menegaskan, perbaikan gedung sekolah dan penambahan ruang kelas adalah tanggungjawab Disdik sehingga tidak perlu melakukan pungutan kepada orangtua siswa.

Baca Juga:

“Sekolah hanya boleh melakukan perbaikan kecil. Misalnya wc tersumbat. Dan itu hanya bisa diambil dari dana BOS sesuai Juknis yang ada,” ujarnya.

Dibeberkan Abdul Jamal, pada penyerahan rapor siswa akhir Desember 2016 kemarin, pihaknya mendapat informasi bahwa masih ada guru yang menerima amplop dari guru.

“Ini bukan omong kosong, buktinya ada sama saya. Saya kira tak perlulah saya nunjuk sekolah mana yang melakukan praktek tersebut. Kita ini sekarang sedang disorot berbagai pihak. Mulai tahun 2017 ini, suka tidak suka saya tak mau lagi mendengar hal semacam itu. Saya juga punya anak sehingga saya pun tahu modus-modus semacam itu,” ucap Abdul Jamal dengan nada sedikit meninggi.

Sementara itu, serah terima jabatan di lingkungan Disdik Pekanbaru ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Kadisdik Abdul Jamal kepada pejabat yang ditunjuk.

Berdasarkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru kata Abdul Jamal, Disdik memeiliki empat Kabid yang masing masing membawahi tiga Kasi. Keempat Kabid tersebut diantaranya, Kabid Pembinaan SD, Kabid Pembinaan SMP, Kabid PAUD dan Non Formal dan Kabid Sarana dan Prasarana.

Dua jabatan penting yang diserahterimakan diantaranya Kabid Dikdasmen yang dulunya membawahi SD dan SMP, kini dipecah menjadi dua. Yakni Kabid Pembinaan SD dijabat oleh Drs Darisman, M.Pd, sedangkan Kabid Pembinaan SMP dijabat oleh Drs Muzailis MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid SMA/SMK.

Selain eselon III tersebut serahterima jabatan juga di eselon IV yakni Thardi ST yang selama ini menjadi Kasi Sarana SMP dimutasi ke Dinas Kebakaran kota Pekanbaru. Sedangkan penggantinya, Ferry Sukur ST dari Dinas Damkar Pekanbaru dan pernah menjabat posisi yang sama di Disdik Pekanbaru dua tahun silam. (rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
komentar
beritaTerbaru