Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Permen Sabu Ada di Sekolah-sekolah

Harijal - Rabu, 11 Januari 2017 15:02 WIB
Permen Sabu Ada di Sekolah-sekolah
Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Iriawan menunjukkan sabu permen (Tribunnews)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menemukan narkoba jenis sabu yang diselundupkan dengan cara memasukan ke dalam bungkus permen. Permen narkoba itu diduga sudah diedarkan ke sekolah-sekolah.

Ini ditemukan saat aparat kepolisian melakukan pengungkapan narkoba mulai dari 15 Desember 2016-9 Januari 2017.

"Ini permen. Yang sekarang beredar ke sasaran anak sekolah. Banyak masuk ke sekolah. Hampir di seluruh Indonesia terutama di kota-kota besar," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Irawan, Rabu (11/1/2017) seperti dilansir dari laman Tribunnews.

Baca Juga:

Dia menjelaskan, permen itu dimasukan di dalam kantong plastik transparan berukuran kecil.

Lalu, kantong plastik itu dijual ke sejumlah tempat yang sasarannya sekolah-sekolah.

Baca Juga:

"Ada bentuk-bentuk menarik. Bukan pabrikan seperti permen beli di toko. ? Kandungan amphetamin. Harga Rp 15 sampai Rp 20 ribu," ujarnya.

Menurut dia, apabila dikonsumsi maka permen narkoba itu dapat menimbulkan dampak halusinasi.

"Dijual begini saja pakai kantong plastik. Ada kandungan narkoba sehingga ada halusinasi jadi addict, ketagihan, dan enak," kata dia.

Atas penemuan permen narkoba itu, dia meminta kepada pihak sekolah untuk waspada.

Dia juga telah mengimbau untuk mensosialisasikan penemuan tersebut.

"Disusup ke sana (anak-anak,-red). Ini yang harus diwaspadai. Ini, saya sudah sampaikan ke jajaran untuk bisa diteruskan ke sekolah-sekolah," katanya. (gonews.com)

SHARE:
beritaTerkait
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
komentar
beritaTerbaru