Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Miiris...Bangunan MA Ar-Rosyidiyah Mulai Lapuk

Harijal - Kamis, 19 Januari 2017 09:12 WIB
Miiris...Bangunan MA Ar-Rosyidiyah Mulai Lapuk
riaupos.co
LAPUK: Dinding Madrasah Aliyah Ar-Rosyidiyah Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis mengalami lapuk, Senin (16/1/2017).

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Madrasah Aliyah (MA) Ar Rosyidiyah di Desa Sungai Alam kondisinya cukup memprihatinkan. Dari delapan lokal yang ada di sekolah tersebut, tiga lokal di antaranya kondisinya sudah parah.

Bangunannya semi permanen, dinding kayu di tiga lokal tersebut sudah lapuk dan mulai dimakan anai-anai. Sementara kondisi plafonnya nyaris sama dengan dinding. Agar murid yang belajar aman dari kejatuhan plafon lapuk, pihak sekolah berupaya sedikit demi sedikit memperbaikinya

Kepala MA Ar Rosyidiyah Sujarno menyebut jika pihaknya sudah sejak 2012 lalu mengajukan bantuan, baik ke Pemkab Bengkalis maupun ke provinsi agar tiga lokal yang nyaris ambruk itu dibangun baru, namun hingga kini belum ada tanggapan.

Baca Juga:

‘’Sudah empat kali saya mengajukan permohonan tiga lokal yang dibangun pada 1990 yang kondisinya kini sudah parah itu dapat dibantu pembangunanya oleh pemerintah, namun hingga kini belum ada jawaban,’’ kata Sujarno, Senin (16/1/17)kemarin.

Menurut Sujarno lagi, disamping dinding dan plafon sudah lapuk, lantainya juga sudah ada yang pecah-pecah, karena tidak diporselin.

Baca Juga:

Meski kondisi lokal itu memprihatinkan, namun kata Sujarno tetap dipakai untuk belajar, mengingat murid MA tersebut banyak, dan tidak tertampung di lima lokal kainnya yang kondisinya masih bagus.

Anggota Komisi I DPRD Bengkalis dr Morris Sihite yang melakukan reses beberapa waktu lalu ke Desa Sungai Alam mengakui jika kondisi MA Ar Rosyidiyah tersebut memprihatinkan. ‘’Saya lihat sendiri kondisi 3 lokal sekolah tersebut memang parah. Dinding kayunya sudah lapuk. Saking lapuknya , kalau kami tekan kayunya hancur,’’ ujar Morris Senin (16/1/17).

Kepada masyarakat setempat ia berjanji akan memperjuangkan anggaran pembangunan madrasah tersebut pada 2017 ini, sehingga pada 2018 mendatang lokal yang hampir ambruk itu bisa dibangun kembali.

‘’Saya janji akan memperjuangkan anggaran pembangunan masuk di APBD 2018. Namun jika usaha saya tidak ditanggapi, madrasah itu akan saya bangun dengan gaji saya sebagai anggota DPRD,’’ ujar Morris lagi.


(riaupos.co)

 

 

SHARE:
beritaTerkait
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
komentar
beritaTerbaru