Disanksi Denda oleh Komdis PSSI, PSPS Pekanbaru Layangkan Surat Keberatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manajemen PSPS Pekanbaru mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan Komite
Sport
BENGKALIS, kabarmelayu.com - Madrasah Aliyah (MA) Ar Rosyidiyah di Desa Sungai Alam kondisinya cukup memprihatinkan. Dari delapan lokal yang ada di sekolah tersebut, tiga lokal di antaranya kondisinya sudah parah.
Bangunannya semi permanen, dinding kayu di tiga lokal tersebut sudah lapuk dan mulai dimakan anai-anai. Sementara kondisi plafonnya nyaris sama dengan dinding. Agar murid yang belajar aman dari kejatuhan plafon lapuk, pihak sekolah berupaya sedikit demi sedikit memperbaikinya
Kepala MA Ar Rosyidiyah Sujarno menyebut jika pihaknya sudah sejak 2012 lalu mengajukan bantuan, baik ke Pemkab Bengkalis maupun ke provinsi agar tiga lokal yang nyaris ambruk itu dibangun baru, namun hingga kini belum ada tanggapan.
Baca Juga:
‘’Sudah empat kali saya mengajukan permohonan tiga lokal yang dibangun pada 1990 yang kondisinya kini sudah parah itu dapat dibantu pembangunanya oleh pemerintah, namun hingga kini belum ada jawaban,’’ kata Sujarno, Senin (16/1/17)kemarin.
Menurut Sujarno lagi, disamping dinding dan plafon sudah lapuk, lantainya juga sudah ada yang pecah-pecah, karena tidak diporselin.
Baca Juga:
Meski kondisi lokal itu memprihatinkan, namun kata Sujarno tetap dipakai untuk belajar, mengingat murid MA tersebut banyak, dan tidak tertampung di lima lokal kainnya yang kondisinya masih bagus.
Anggota Komisi I DPRD Bengkalis dr Morris Sihite yang melakukan reses beberapa waktu lalu ke Desa Sungai Alam mengakui jika kondisi MA Ar Rosyidiyah tersebut memprihatinkan. ‘’Saya lihat sendiri kondisi 3 lokal sekolah tersebut memang parah. Dinding kayunya sudah lapuk. Saking lapuknya , kalau kami tekan kayunya hancur,’’ ujar Morris Senin (16/1/17).
Kepada masyarakat setempat ia berjanji akan memperjuangkan anggaran pembangunan madrasah tersebut pada 2017 ini, sehingga pada 2018 mendatang lokal yang hampir ambruk itu bisa dibangun kembali.
‘’Saya janji akan memperjuangkan anggaran pembangunan masuk di APBD 2018. Namun jika usaha saya tidak ditanggapi, madrasah itu akan saya bangun dengan gaji saya sebagai anggota DPRD,’’ ujar Morris lagi.
(riaupos.co)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manajemen PSPS Pekanbaru mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan Komite
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, telah mengumumkan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai Senin
Hukrim
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Ria
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Dunia hukum di tanah air dikejutkan oleh langkah kontroversial dari Kantor Hukum Kamal Sugandi & Partners yang sec
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Advokat Dolfie Rompas, S.H., M.H., berharap Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal memberikan klarifikasi secara terb
Politik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi mendesak Badan Pembentukan Peratura
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria berinisial AL di Desa Intan Jaya, kawasan Sinamanenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, diaman
Peristiwa
Warga Kota Pekanbaru malam ini merasakan udara segar setelah Kota Bertuah diguyur hujan sejak sore Sabtu (24/10/
Lingkungan