Minggu, 07 Juni 2026 WIB
Tidak Efisien dan Dinilai Boros

Akhirnya, UN Perbaikan Ditiadakan Kemendikbud

Harijal - Kamis, 09 Februari 2017 18:41 WIB
Akhirnya, UN Perbaikan Ditiadakan Kemendikbud
Ilustrasi

JAKARTA,  kabarmelayu.com - Kebijakan baru akan diterapkan pada pelaksanaan ujian nasional (UN) 2017. Di antara kebijakan baru itu adalah penghapusan ujian nasional perbaikan (UNP).‎

Meski begitu, siswa masih memiliki cara memperbaiki nilai ujian nasionalnya, yakni mengikuti ujian susulan yang juga berfungsi sebagai ujian nasional perbaikan. “Ujian nasional untuk perbaikan tetap ada, hanya saja waktunya tidak khusus seperti UN Perbaikan pada tahun lalu," kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, Kemendikbud akan tetap melayani para lulusan SMA/sederajat yang ingin memperbaiki nilai UN melalui momentum ujian susulan. "Jadi, ujian susulan diselenggarakan sekaligus untuk anak-anak yang mau memperbaiki nilai UN. Ujian susulan tahun ini bisa jadi ujian nasional perbaikan untuk lulusan tahun lalu. Sedangkan lulusan tahun ini bisa melakukan perbaikan pada ujian susulan tahun depan," sebutnya.

Baca Juga:

Di antara pertimbangan penghapusan UNP tahun ini adalah hasil evaluasi dari UNP tahun lalu. Pada UNP 2016, tercatat sekitar 160 ribu lulusan SMA/sederajat yang mendaftar sebagai peserta UNP. Akan tetapi, pada hari penyelenggaraan UNP, peserta yang hadir kurang dari sepuluh persen. "Ini berarti dari sisi sumber daya tidak efisien. Boros jadinya," tutupnya.

 

Baca Juga:

sumber: riaupos.co

 

SHARE:
beritaTerkait
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Luka-luka
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
komentar
beritaTerbaru