Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Senin Depan SMPN 15 Pekanbaru Gelar US

Harijal - Sabtu, 08 April 2017 20:48 WIB
Senin Depan SMPN 15 Pekanbaru Gelar US
fin/rec
Kepsek SMPN 15 Pekanbaru Inong Roni ditengah-tengah para siswanya.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak 262 siswa SMP Negeri 15 Pekanbaru akan mengikuti Ujian Sekolah (US) mulai Senin hingga Kamis (10 s/d 13 April, red) pekan depan. US yang berlangsung selama 4 hari itu mengujikan 7 bidang study.

“Hari pertama US bidang study Bahasa Indonesia dan Seni Budaya. Hari kedua Bahasa Inggris dan Budaya Melayu. Hari ketiga Matematika dan Komputer. Sedangkan hari terakhir bidang study IPA,” ujar Kepala SMPN 15, Inong Roni SPd saat dikonfirmasi, Sabtu (8/4/17).

Dikatakan usai siswa mengikuti US, pekan berikutnya yakni Senin 17 hingga 20 April siswa mengikuti USBN.

Baca Juga:

Inong Roni mengaku, kendati persiapan jelang US maupun USBN sudah dilakukan pihaknya, namun ia pesimis siswanya bisa lulus 100 persen. Pasalnya, ada diantara siswanya yang terlibat kenakalan remaja.

Soal ini kata Inong Roni, pihaknya mengalami dilematis. Disatu sisi siswa tersebut masih tergolong usia Wajib belajar (Wajar) 9 tahun. Disisi lain hasil konsultasi dengan instasi tertentu menyebutkan bahwa siswa dimaksud mengalami kelainan jiwa, ujar dia tanpa mau menyebut identitas anak didiknya itu.

Baca Juga:

Ia mengatakan kendati perilaku siswanya itu sudah sangat meresahkan, namun Inong Roni tetap meminta para gurunya tetap bersabar dalam mendidik siswa. Ia pun sungguh menyayangkan peran orangtua siswa tersebut dalam mendidik anak diluar sekolah.

Selain masalah kenakalan, Inong Roni juga dinilai berbeda dengan Kepala kepala sekolah sebelumnya. Dimana selama jam belajar siswa tak diperbolehkan keluar. Kondisi ini membuat salah seorang pedagang diluar pagar sekolah mengaku kecewa karena jualannya tak laku.

“Ibu Kepsek yang satu ini beda betul dengan 7 Kepala sekolah yang pernah bertugas di SMPN 15. Dia tak membolehkan siswa keluar pagar pada jam istrahat. Apa salahnya kalau dibolehkan setengah jam saja, toh juga tetap kembali ke kelas saat jam belajar,” ujar pedagang tersebut yang juga mantan Satpam SMPN 15. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
komentar
beritaTerbaru