Koleksi Hotspot Riau Terus Berkurang, Sore Ini Tersisa 12 Titik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
Tampak hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum (Ketum) Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, Ketum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Sekum MKA LAMR Datuk Afrizal Alang, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh pemuda dan wanita Melayu, mahasiswa, para ormas Islam dan ormas Melayu.
"Insyaa Allah, perhelatan ini mendapat berkah. Karena kita bicara soal pemuliaan terhadap mahkluk Allah. Dalam pertemuan ini, LAMR ingin curhat masalah masa depan daerah kita ini, menyusul adanya kabar bahwa Riau adalah salah satu dari 6 daerah istimewa yang diusulkan," ujar Datuk Seri Taufik dalam penyampaiannya.
Baca Juga:
Kabar Riau diusulkan sebagai daerah istimewa ini didapat Datuk Seri Taufik sejak tanggal 27 April 2025 lalu. Sejak itu, LAMR terus menggemakan dengan memberi tahu kepada sejumlah tokoh, termasuk gubernur Riau.
"Soal usulan Riau daerah istimewa, harus kita laksanakan ini," kata Datuk Seri Taufik mengulangi penyampaian Ketua DPRD Riau saat merespon informasi itu.
Baca Juga:
Datuk Sri Taufik mengatakan bahwa ini kerja berat dan besar. Karenanya, perlu kerja sama semua pihak untuk mewujudkan Riau sebagai daerah istimewa. Dia meminta semua pihak mewakafkan diri untuk mewujudkan Daerah Istimewa Riau.
Helat yang dipandu Datuk Afrizal Alang ini diawali sembang dengan mengantar kata setelah 25 tahun Kongres Rakyat Riau hingga ekarang ada kabar menjadikan Riau sebagai daerah istimewa.
Persebatian Kekerabatan Resam Kerajaan Indragiri (PKRKI), Raja Maizir Mit, MBA, pada kesempatan itu mengatakan bahwa sebenarnya jika secara adminiatrasi Riau jadi daerah istimewa sudah terlambat, sebab sejak dari dulu Riau sudah istimewa di mata pemerintah pusat karena potensi alamnya.
Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Fahkrunnas MA Jabar, sepakat bahwa semuanya harus kompak dalam mewujudkan Riau sebagai daerah istimewa. Dijelaskannya, bahwa kabar Riau daerah istimewa ini adalah rentetan perjuangan, dari Kongres Rakyat Riau 1 dan Kongres Rakyat Riau 2.
"Saat itu kita sempat ditawarkan daerah Otonomi Khusus (Otsus) dan sudah kita buat kajian ilmiahnya. Namun Otsus hilang begitu saja dan sekarang muncul Riau sebagai daerah istimewa," ujar Fahkrunnas.
Di akhir sembang yang ditaja LAMR itu, semua pihak yang hadir memberi sumbang pikirnya bahwa semua pihak harus dilibatkan dan harus kompak, jika tidak kesempatan ini hilang begitu saja.
Selain itu, juga diminta dibuat tim khusus Riau istimewa di bawah koordinator LAMR.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Sore ini, S
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Masyarakat Sipil Riau Penyokong Kaukus Parlemen Hijau Daerah Riau secara resmi dideklarasikan oleh Joh
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3 HR3604 untuk m
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (11/9), mengatakan Eropa telah mendorong negaranegaranya menuju perang denga
Peristiwa
kabarmelayu.com,SEMARANG Kafilah Provinsi Riau mengawali kemeriahan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Sema
Budaya
kabarmelayu.com,ROHUL Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Des
Hukrim
Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Wabup Syamsurizal Apresiasi Polres Siak
Pemerintahan
Antisipasi Narkoba, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 17 Pengunjung Tes Urine
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperole
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion Syamsuddin Rogo, mendesak pemerin
Parlemen