6 Anggota OPM Nyatakan Ikrar Setia NKRI Lewat Sentuhan Humanis
kabarmelayu.com,PAPUA Satgas Koops TNI Habema kembali mencatatkan keberhasilan pendekatan secara humanis dan pembinaan teritorial di wilay
TNI/Polri
Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang digelar halaman belakang Mapolres Pekanbaru, Minggu (24/5/2026).
"Alhamdulillah kembali kami berhasil mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana," ucap Muharman Arta.
Baca Juga:
Kasus ini bermula dari penemuan jenazah korban berinisial HS di dalam mobil truk ekspedisi pada 3 Mei 2026. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan karena tubuhnya dalam keadaan terikat dan bagian wajah hingga kepala dilakban.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh, termasuk menurunkan tim Laboratorium Forensik untuk mengumpulkan petunjuk.
Baca Juga:
Dari hasil penyelidikan, tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Ditreskrimum Polda Riau akhirnya berhasil menangkap para pelaku pada 21 hingga 22 Mei 2026.
Muharman mengungkapkan, komplotan pelaku berjumlah empat orang. Mereka masing-masing berinisial FG sebagai otak pelaku, ZN, AN yang masih berstatus DPO, serta AS yang turut membantu aksi tersebut.
"Tersangka FG berhasil ditangkap di daerah Binjai pada tanggal 21 Mei, kemudian tersangka ZN ditangkap di Langkat pada 22 Mei dan tersangka AS diamankan di Mandau," jelasnya.
Diketahui, FG merupakan rekan kerja korban sekaligus sopir truk ekspedisi tersebut. Awalnya, FG berniat menggelapkan muatan truk. Namun karena korban HS menolak rencana tersebut, pelaku kemudian menyusun skenario pembunuhan bersama komplotannya.
Para pelaku bahkan merancang agar peristiwa tersebut terlihat seperti aksi perampokan.
"Mulai tanggal 2 Mei sampai ditemukan mayat pada 3 Mei, para pelaku menjalankan aksinya sesuai rencana yang telah disusun," katanya.
Motif utama pembunuhan diduga karena faktor ekonomi, yakni untuk menguasai barang muatan truk dan menjualnya kembali. Namun, barang-barang tersebut belum sempat dijual oleh para pelaku sehingga aksi penggelapan belum terjadi.
Kasus ini pertama kali terungkap setelah pihak perusahaan ekspedisi curiga terhadap pergerakan GPS kendaraan yang tidak sesuai rute.
Seharusnya, truk membawa muatan dari Medan menuju Lampung. Namun kendaraan tersebut terpantau bolak-balik di wilayah Riau sebelum akhirnya sinyal GPS mati.
Pihak ekspedisi kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Payung Sekaki. Polisi yang mendatangi lokasi terakhir kendaraan di sebuah bengkel langsung menemukan jenazah korban di dalam truk box.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 459 KUHP Baru, Setiap orang yang dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, dipidana karena pembunuhan berencana, dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.(beng)
kabarmelayu.com,PAPUA Satgas Koops TNI Habema kembali mencatatkan keberhasilan pendekatan secara humanis dan pembinaan teritorial di wilay
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan laha
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bersama Satpol PP mengamankan tiga unit
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Rabu (9/9/2026) pagi masih berada dalam kategori tidak sehat. Kabut asap t
Lingkungan
kabarmelayu.com,PALUTA Meskipun Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dan konsesi PT. Sumatera Riang Lestari (PT SRL) telah dicabut
Peristiwa
Ketum ALFI Riau Desak Pemerintah Tinjau Ulang KBLI 52291 dan Aturan Jasa Pengurusan Transportasi
Ekbis
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pernyataan mengejutkan muncul dalam rapat yang digelar Senin (7/9/ 2026) di aula kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, ditemukan tewas tergantung di belakang RS Unri, kampus
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR Air Sungai Kampar di kecamatan Koto Kampar Hulu, kabupaten Kampar, disebut terdampak akibat dugaan tambang emas ile
Lingkungan